sportPiala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo Gagal Ikuti Lionel Messi dan Kylian Mbappe, Mati Kutu di Awal Piala Dunia 2026

Penulis Ahmad Haidir
Jun 18, 2026
Cristiano Ronaldo mandul saat Timnas Portugal diimbangi Timnas Republik Demokratik Kongo di Piala Dunia 2026. Foto Instagram Cristiano Ronaldo.
Cristiano Ronaldo mandul saat Timnas Portugal diimbangi Timnas Republik Demokratik Kongo di Piala Dunia 2026. Foto Instagram Cristiano Ronaldo.

Thephrase.id - Tiga megabintang sepak bola dunia lebih dulu mencuri perhatian di Piala Dunia 2026 sebelum giliran Cristiano Ronaldo tiba.

Ketika Kylian Mbappe mencetak dua gol untuk membawa Timnas Prancis mengalahkan Timnas Senegal sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah negaranya.

Erling Haaland menandai debutnya di Piala Dunia lewat dua gol saat Timnas Norwegia menumbangkan Timnas Irak.

Sementara Lionel Messi tampil paling gemilang berkat trigol ke gawang Timnas Aljazair yang membuatnya menyamai rekor Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah putaran final Piala Dunia.

Perhatian mengarah kepada Ronaldo yang berpeluang mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang mampu mencetak gol di enam edisi Piala Dunia berbeda.

Akan tetapi, kesempatan tersebut belum berhasil diwujudkan setelah Timnas Portugal harus puas bermain imbang 1-1 melawan Timnas Republik Demokratik Kongo dalam laga pembuka penyisihan grup.

Timnas Portugal sebenarnya membuka keunggulan cepat pada menit keenam melalui sundulan Joao Neves yang memanfaatkan umpan silang Pedro Neto dari sisi kiri. Keunggulan itu tidak bertahan lama setelah Yoane Wissa menyamakan kedudukan menjelang turun minum dan membuat pertandingan berjalan semakin sulit.

Meski mendominasi penguasaan bola hingga mencapai 75 persen sepanjang pertandingan, Timnas Portugal kesulitan menciptakan ancaman berarti karena hanya melepaskan tujuh percobaan ke arah gawang dan cuma satu yang tepat sasaran, yakni gol yang dicetak Neves pada awal laga.

Ronaldo, yang kini memperkuat Al-Nassr dan tengah mendekati catatan 1.000 gol sepanjang karier profesionalnya di level klub maupun tim nasional, memperoleh dua peluang beruntun pada pertengahan babak kedua setelah Francisco Conceicao dua kali mengirim umpan tarik dari sisi kanan, tetapi penyelesaian akhirnya gagal membuahkan hasil.

Peluang pertama datang dari umpan yang sedikit berada di belakang posisi Ronaldo sehingga tembakannya melenceng tipis dari tiang dekat. Sedangkan kesempatan kedua yang berada dalam posisi lebih ideal tetap tidak mampu dimaksimalkan karena tekanan dari lini pertahanan Timnas Republik Demokratik Kongo membuat bola melayang jauh dari sasaran.

Partai tersebut memperpanjang catatan Ronaldo tanpa gol menjadi 10 pertandingan beruntun di turnamen besar, sementara jumlah sentuhannya yang hanya mencapai 25 kali menjadi yang paling sedikit dibandingkan seluruh pemain outfield Timnas Portugal yang bermain penuh selama 90 menit.

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic