
Thephrase.id - Cristiano Ronaldo mengumumkan keputusannya untuk mengakhiri perjalanan bersama Timnas Portugal melalui sebuah video emosional berdurasi lima menit yang berisi pesan perpisahan kepada publik.
Megabintang berusia 41 tahun tersebut menyampaikan keputusan itu setelah mengalami perselisihan dengan pelatih Timnas Portugal, Jorge Jesus, terkait peran dan posisinya di dalam tim.
Konflik tersebut semakin memanas setelah Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan menjelang pertandingan internasional, sehingga dirinya dijatuhi sanksi larangan bermain selama 30 hari dan denda sebesar 215 poundsterling.
Meski begitu, Ronaldo sebenarnya masih memenuhi syarat untuk tampil dalam pertandingan Portugal berikutnya menghadapi Denmark dan Wales sebelum keputusan pensiun tersebut diumumkan.
Keputusan ini sekaligus mengakhiri perjalanan panjang pemain yang mengawali debutnya bersama Timnas Portugal pada 2003 ketika masih berusia 18 tahun.
Selama 23 tahun membela negaranya, Ronaldo mencatatkan 234 penampilan dan mengoleksi 146 gol, sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Portugal.
Pemain peraih lima penghargaan Ballon d'Or tersebut juga menjadi bagian penting ketika Portugal menjuarai Euro 2016 serta meraih dua gelar UEFA Nations League, selain tampil dalam enam edisi Piala Dunia dan lima edisi Piala Eropa.
Dalam pernyataan perpisahannya, Ronaldo mengungkapkan bahwa keputusan meninggalkan tim nasional bukan perkara mudah karena perjalanan tersebut telah menjadi bagian besar dalam kehidupannya.
Ia juga mengenang berbagai pengalaman selama mengenakan seragam Portugal, mulai dari kemenangan, kekalahan, pencapaian individu, hingga dukungan masyarakat yang selalu menyertainya di berbagai belahan dunia.
Ronaldo menyampaikan bahwa catatan gol, trofi, dan rekor pada akhirnya dapat dilewati oleh pemain lain, tetapi kenangan serta tempat yang telah dibangun di hati masyarakat tidak akan terhapus oleh waktu.
Ia turut menyampaikan rasa terima kasih kepada rekan setim, jajaran pelatih, staf medis, seluruh anggota tim, keluarga, serta para pendukung Portugal yang telah menemani perjalanan internasionalnya.
Secara khusus, Ronaldo mengapresiasi para pemain yang pernah berbagi ruang ganti dengannya dan menegaskan bahwa seorang kapten tidak pernah menjalani perjalanan sendirian karena seluruh rekan setim memiliki bagian dalam sejarah yang telah mereka bangun bersama.
Mantan pemain Manchester United dan Real Madrid tersebut juga berharap Portugal terus melahirkan generasi pesepak bola muda yang memiliki impian besar, pantang menyerah, dan mampu menciptakan sejarah baru bagi negaranya.
Ronaldo menutup pernyataan perpisahannya dengan menegaskan bahwa dirinya tetap akan mendukung Portugal meskipun tidak lagi berjuang di atas lapangan, sekaligus menganggap kesempatan membela negaranya sebagai pencapaian terbesar dalam karier sepak bolanya.
Pengumuman tersebut menandai berakhirnya salah satu perjalanan paling bersejarah dalam sepak bola Portugal, setelah Ronaldo menghabiskan lebih dari dua dekade mengenakan seragam tim nasional yang pertama kali ia impikan ketika masih kecil di Madeira.