sportPiala Dunia 2026

Cuan Tembus Rp146 Triliun, FIFA Tebar Bonus Lebih dari Rp11,8 Triliun untuk Peserta dan Federasi Piala Dunia 2026

Penulis Ahmad Haidir
Apr 27, 2026
FIFA sedang membahas peningkatan hadiah uang dan dana partisipasi untuk seluruh 48 negara peserta Piala Dunia 2026. Foto X FIFA World Cup.
FIFA sedang membahas peningkatan hadiah uang dan dana partisipasi untuk seluruh 48 negara peserta Piala Dunia 2026. Foto X FIFA World Cup.

Thephrase.id - FIFA sedang membahas peningkatan hadiah uang dan dana partisipasi untuk seluruh 48 negara peserta Piala Dunia 2026, dengan keputusan final dijadwalkan dibahas dalam rapat Dewan FIFA di Vancouver menjelang Kongres FIFA ke-76 pekan ini.

Langkah tersebut muncul setelah sejumlah asosiasi sepak bola nasional menyampaikan keberatan atas tingginya biaya perjalanan, operasional, dan pajak selama turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Beberapa federasi menilai mereka dapat mengalami kerugian finansial meski mampu melangkah jauh di turnamen, terutama karena biaya logistik di Amerika Serikat jauh lebih tinggi dibanding edisi-edisi sebelumnya.

Pada Desember 2025, FIFA sebenarnya sudah mengumumkan total dana hadiah senilai 727 juta dolar AS atau sekitar Rp11,8 triliun, yang menjadi angka terbesar dalam sejarah penyelenggaraan Piala Dunia.

Dalam skema awal itu, setiap negara peserta dijamin menerima minimal 10,5 juta dolar AS atau sekitar Rp171 miliar, sementara tim juara dijanjikan hadiah 50 juta dolar AS atau sekitar Rp815 miliar.

Runner-up mendapat 33 juta dolar AS atau sekitar Rp538 miliar, sedangkan 16 tim yang tersingkir di fase grup tetap membawa pulang 9 juta dolar AS atau sekitar Rp146 miliar, ditambah 1,5 juta dolar AS atau sekitar Rp24,4 miliar untuk biaya persiapan.

Akan tetapi setelah serangkaian pembicaraan dengan banyak federasi anggota dalam beberapa pekan terakhir, FIFA disebut telah menyetujui secara prinsip kenaikan nominal hadiah dan biaya partisipasi tersebut.

"FIFA dapat mengonfirmasi bahwa kami sedang berdiskusi dengan asosiasi di seluruh dunia untuk meningkatkan pendapatan yang tersedia," tegas juru bicara FIFA.

"Ini termasuk usulan peningkatan kontribusi finansial kepada seluruh tim yang lolos ke Piala Dunia 2026 dan peningkatan dana pengembangan yang tersedia bagi seluruh 211 asosiasi anggota," lanjutnya.

Cuan Tembus Rp146 Triliun  FIFA Tebar Bonus Lebih dari Rp11 8 Triliun untuk Peserta dan Federasi Piala Dunia 2026
FIFA memproyeksikan pendapatan sepanjang siklus 2023 hingga 2026 menembus 13 miliar dolar AS. Foto X FIFA World Cup.

"Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi terobosan dalam kontribusi finansial bagi komunitas sepak bola global, dan FIFA bangga berada dalam posisi keuangan terkuat sepanjang sejarah untuk memberi manfaat bagi permainan global melalui program FIFA Forward," bebernya.

Selain bonus turnamen, FIFA juga berencana menaikkan dana pengembangan global yang sebelumnya diproyeksikan mencapai 2,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp44 triliun untuk siklus empat tahunan berikutnya.

Setiap asosiasi nasional sebelumnya dijadwalkan menerima dana tetap 5 juta dolar AS atau sekitar Rp81,5 miliar, sementara enam konfederasi benua masing-masing memperoleh 60 juta dolar AS atau sekitar Rp978 miliar, dan angka itu kini berpotensi ikut naik.

FIFA memproyeksikan pendapatan sepanjang siklus 2023 hingga 2026 menembus 13 miliar dolar AS atau sekitar Rp211,9 triliun, dengan sekitar 9 miliar dolar AS atau Rp146,7 triliun berasal dari Piala Dunia 2026 saja, sehingga ruang untuk menaikkan distribusi dana dinilai sangat terbuka.

Masalah pajak juga menjadi perhatian karena tidak semua negara bagian di Amerika Serikat memiliki tarif yang sama, dengan Florida tidak mengenakan pajak negara bagian, New Jersey mencapai 10,75 persen, dan California menyentuh 13,3 persen, situasi yang ikut menekan perhitungan keuangan banyak federasi peserta. 

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic