
Thephrase.id - Super League 2025-2026 memasuki pekan terakhir dengan persaingan perebutan gelar juara, posisi papan atas, hingga penghargaan individu yang berjalan semakin ketat dan membuat perhatian publik sepak bola Indonesia tertuju pada performa pemain serta pelatih sepanjang musim.
I.League resmi mengumumkan daftar nominasi penghargaan akhir musim yang mencakup kategori Best Player, Best Young Player, Best Goalkeeper, Best Coach, hingga Best Goal.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menyebut kompetisi musim ini menghadirkan persaingan yang jauh lebih kompetitif dengan kualitas permainan yang meningkat serta munculnya sejumlah pemain muda yang mampu tampil stabil hingga akhir musim.
"Kompetisi musim ini berjalan sangat menarik hingga pekan terakhir. Persaingan tidak hanya terjadi dalam perebutan gelar juara," tegas Ferry.
"Tetapi juga dalam penampilan individu yang konsisten dan berdampak besar bagi tim masing-masing. Nominasi ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras, kualitas, dan kontribusi mereka sepanjang musim," beber Ferry.
Kategori pemain terbaik musim ini menghadirkan lima nama dari klub papan atas, yakni Mariano Peralta, Federico Barba, Juan Villa, Beckham Putra, dan Allano Lima yang tampil menonjol bersama tim masing-masing sepanjang kompetisi berjalan.
Peralta menjadi salah satu pemain paling produktif musim ini setelah mencatat 18 gol dan 13 assist bersama Borneo FC Samarinda, sementara Barba tampil sebagai pemimpin lini belakang Persib Bandung dengan kontribusi lima gol serta catatan bertahan yang konsisten.
Juan Villa juga tampil impresif di lini tengah Borneo FC lewat kontribusi 12 gol dan delapan assist, sedangkan Beckham Putra terus berkembang sebagai salah satu pemain lokal paling berpengaruh musim ini bersama Persib dengan kontribusi permainan yang aktif di sektor menyerang maupun bertahan.
Di sisi lain, Allano Lima menjadi motor kreativitas Persija Jakarta lewat torehan sembilan gol dan sembilan assist yang membuat Persija tetap bersaing di papan atas hingga mendekati akhir kompetisi musim ini.
Kategori pemain muda terbaik menghadirkan Dony Tri Pamungkas, Rivaldo Pakpahan, dan Cahya Supriadi yang dinilai tampil konsisten dan memberi kontribusi penting untuk klub mereka sepanjang musim.
Dony tampil solid bersama Persija dengan catatan 70 intersep dan 52 recoveries, sementara Rivaldo menunjukkan kualitas sebagai gelandang muda modern lewat akurasi umpan mencapai 92 persen dan kontribusi menjaga keseimbangan permainan Borneo FC musim ini.
Cahya Supriadi juga mendapat perhatian setelah tampil impresif bersama PSIM Yogyakarta lewat catatan sembilan clean sheets dan save ratio 83 persen yang membuatnya tidak hanya masuk nominasi pemain muda terbaik, tetapi juga penjaga gawang terbaik musim ini.
Untuk kategori kiper terbaik, Cahya akan bersaing dengan Nadeo Arga Winata dan Igor Rodrigues, sementara kategori pelatih terbaik menghadirkan Fabio Lefundes, Bojan Hodak, dan Paul Munster.
Kategori gol terbaik musim ini turut menghadirkan tiga nama, yakni Hokky Caraka, Rendy Sanjaya, dan M. Iqbal yang mencetak gol spektakuler dalam pertandingan berbeda sepanjang kompetisi berlangsung.
"Kami ingin penghargaan ini benar-benar mencerminkan kualitas terbaik kompetisi. Karena itu, penilaian dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya berdasarkan angka statistik, tetapi juga dampak pemain dan pelatih terhadap permainan tim," tambah Ferry Paulus.
"Ya, kami melihat peningkatan kualitas permainan, munculnya pemain muda potensial, hingga persaingan yang sehat di semua level. Ini menjadi indikator positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia dan BRI Super League ke depan," tutup Ferry.