
Thephrase.id - Timnas Inggris mencatatkan sejarah baru di Piala Dunia 2026 setelah menjadi negara pertama yang berhasil mengalahkan Timnas Meksiko di Stadion Azteca dalam pertandingan Piala Dunia, seusai meraih kemenangan dramatis 3-2 pada babak 16 besar.
The Three Lions mengakhiri rekor tak terkalahkan El Tri dalam sepiluh pertandingan Piala Dunia di stadion legendaris tersebut.
Kemenangan di hadapan lebih dari 80 ribu pendukung tuan rumah itu sekaligus mengantarkan Timnas Inggris mencapai perempat final Piala Dunia untuk ke-11 kalinya dalam sejarah.
Ini sebagai sebuah pencapaian yang hanya kalah dari Timnas Brasil dengan 15 penampilan dan Timnas Jerman dengan 14 penampilan di delapan besar.
Partai yang sempat mengalami penundaan selama satu jam akibat badai tersebut berubah menjadi panggung bagi Jude Bellingham. Ia mencetak dua gol hanya dalam rentang waktu 98 detik untuk membawa Timnas Inggris mengambil kendali laga sebelum jeda babak pertama.
Gelandang berusia 23 tahun itu membuka keunggulan Timnas Inggris melalui sundulan keras pada menit ke-36 sebelum kembali mencatatkan namanya di papan skor dua menit berselang setelah menyelesaikan kombinasi permainan bersama kapten The Three Lions, Harry Kane.
Timnas Meksiko berhasil menjaga asa setelah Julián Quiñones memperkecil ketertinggalan pada menit ke-42, sehingga pertandingan tetap terbuka ketika kedua tim memasuki ruang ganti dengan skor 2-1 untuk keunggulan Timnas Inggris.
Situasi semakin rumit bagi skuad asuhan Thomas Tuchel setelah bek Jarell Quansah menerima kartu merah langsung pada awal babak kedua usai tinjauan VAR menyatakan tekel terhadap Jesus Gallardo sebagai pelanggaran berbahaya.
Ini menjadikannya pemain keempat Timnas Inggris yang diusir keluar lapangan dalam sejarah Piala Dunia dan yang pertama sejak Wayne Rooney pada 2006.
Meski bermain dengan sepuluh pemain, Timnas Inggris justru berhasil memperlebar keunggulan setelah Anthony Gordon dijatuhkan kiper Raul Rangel di kotak penalti dan Harry Kane sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor untuk mencetak gol keenamnya di Piala Dunia 2026.
Gol tersebut membuat Kane mengoleksi total 14 gol sepanjang penampilannya di Piala Dunia, menyamai torehan legenda Timnas Jerman, Gerd Muller, di posisi kelima daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen, sekaligus menjaga peluangnya dalam perebutan Sepatu Emas bersama Lionel Messi, Kylian Mbappe, dan Erling Haaland yang masing-masing telah mengemas tujuh gol.
Akan tetapi, Kane kemudian menjadi penyebab lahirnya penalti untuk Timnas Meksiko setelah melanggar Brian Gutierrez di dalam kotak terlarang. Momen ini berhasil dikonversi menjadi gol oleh Raúl Jiménez untuk mengubah skor menjadi 3-2 dan memicu tekanan besar dari tuan rumah pada sisa pertandingan.
Timnas Meksiko terus menggempur pertahanan Inggris sepanjang 21 menit terakhir pertandingan ditambah sebelas menit waktu tambahan.
Akan tetapi, penampilan gemilang Jordan Pickford serta disiplin lini belakang Timnas Inggris mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.
Penampilan Pickford dalam pertandingan tersebut menjadi salah satu yang terbaik sepanjang karier internasionalnya.
Kiper Everton itu melakukan sejumlah penyelamatan penting dari Raul Jimenez sekaligus menyamai rekor Peter Shilton sebagai pemain Timnas Inggris putra dengan jumlah penampilan terbanyak di Piala Dunia, yakni 17 pertandingan.
Keberhasilan menyingkirkan Timnas Meksiko memastikan Timnas Inggris melangkah ke perempat final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. The Three Lions akan menghadapi Timnas Norwegia yang diperkuat Erling Haaland di Miami Gardens dalam perebutan tiket menuju semifinal.