sportPiala Dunia 2026

Dari Buruh Pabrik ke Piala Dunia 2026, Deniz Undav Menulis Kisah yang Sulit Dipercaya

Penulis Rangga Bijak Aditya
Jun 22, 2026
Deniz Undav menunjukkan performa impresif yang membantu Timnas Jerman melangkah ke babak gugur Piala Dunia 2026. (Foto: Instagram Deniz Undav)
Deniz Undav menunjukkan performa impresif yang membantu Timnas Jerman melangkah ke babak gugur Piala Dunia 2026. (Foto: Instagram Deniz Undav)

ThePhrase.id - Belum lama ini, Deniz Undav menjadi sasaran kritik terbuka dari pelatih Timnas Jerman, Julian Nagelsmann. Akan tetapi, penyerang berusia 29 tahun itu justru menjawab semuanya.

Undav menunjukkan performa impresif yang membantu Timnas Jerman melangkah ke babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak menjadi juara pada edisi 2014.

Dua gol yang dicetak Undav saat Timnas Jerman membalikkan keadaan untuk menang 2-1 atas Timnas Pantai Gading kembali menegaskan betapa penting perannya, terutama karena sebagian besar kontribusi tersebut datang ketika dirinya masuk dari bangku cadangan.

Torehan tiga gol dan dua assist dari dua penampilan sebagai pemain pengganti membuat Undav terlibat langsung dalam lima gol Jerman di Piala Dunia 2026. Capaian ini menyamai catatan Roger Milla bersama Timnas Kamerun pada 1990 sebagai pemain pengganti dengan kontribusi gol terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia sejak data tersebut tercatat pada 1966.

Situasi itu terasa kontras mengingat tempat Undav di Timnas Piala Dunia sempat dipertanyakan setelah terlibat adu pernyataan dengan Nagelsmann seusai mencetak gol kemenangan dramatis melawan Timnas Ghana pada Maret 2026. Ia secara terbuka menyatakan keinginannya untuk mendapatkan tempat sebagai starter.

Nagelsmann ketika itu menilai pernyataan tersebut justru membebani Undav dan bahkan menyebutnya belum tentu mampu mencetak gol apabila tampil sejak menit pertama, meski kemudian ia mengakui telah meminta maaf kepada penyerangnya.

Sejak saat itu, Undav memilih membiarkan permainannya berbicara, dengan sembilan gol dari 11 pertandingan internasional yang membuat peluangnya tampil sebagai starter di Piala Dunia kini semakin terbuka lebar.

"Ya, tentu saja. Saya sudah mengatakan sebelumnya bahwa kita bisa membicarakan banyak pendekatan yang berbeda. Mengapa saya harus merusak momentumnya? Dia masuk dua kali dan mencetak gol dua kali," tegas Nagelsmann dilansir BBC.

Dari Buruh Pabrik ke Piala Dunia 2026  Deniz Undav Menulis Kisah yang Sulit Dipercaya
Deniz Undav menorehkan tiga gol dan dua assist dari dua penampilan sebagai pemain pengganti Timnas Jerman di Piala Dunia 2026. (Foto: Instagram Deniz Undav)

Perjalanan Undav menuju titik ini juga jauh dari mudah karena mimpi tampil di Piala Dunia sempat terasa mustahil setelah Werder Bremen menolaknya ketika berusia 14 tahun dengan alasan postur tubuhnya dianggap terlalu kecil untuk memiliki masa depan di klub tersebut.

"Ketika Werder memberi tahu saya pada usia 14 tahun bahwa saya tidak punya masa depan bersama mereka karena tubuh saya terlalu kecil, hati saya hancur," beber Undav dalam wawancara dengan media Belgia, 7sur7.

"Namun, saya tidak kehilangan harapan. Pada usia 17 tahun, saya meninggalkan rumah keluarga untuk bergabung dengan Havelse di divisi keempat Jerman sambil bekerja penuh waktu selama delapan jam sehari mengoperasikan mesin laser di sebuah pabrik," lanjutnya.

"Saya bangun sekitar pukul 04.00 pagi, pergi ke pabrik, kemudian berlatih dan tiba di rumah sekitar pukul 20.00 malam sebelum mengulang rutinitas yang sama keesokan harinya. Saya harus menjalani pekerjaan itu demi bertahan hidup karena saya tidak bisa memenuhi kebutuhan hanya dari uang yang saya dapatkan dari sepak bola," sambungnya.

Karier Undav kemudian mulai menanjak ketika bergabung dengan Union Saint-Gilloise pada 2020, membantu klub Belgia itu promosi ke kasta tertinggi sebelum mencetak 25 gol yang membawanya hijrah ke Brighton dan Hove Albion.

Setelah hanya menghasilkan lima gol dari 22 laga Premier League musim 2022-2023 ia dipinjamkan ke Stuttgart yang akhirnya mempermanenkannya pada 2024.

Sebanyak 19 gol di Bundesliga musim 2025-2026 yang membuatnya finis di bawah Harry Kane dalam daftar pencetak gol terbanyak menjadi tiket menuju Piala Dunia, dan kini setelah kembali bersinar bersama Timnas Jermanl, Nagelsmann pun tak lagi menutup kemungkinan untuk memberinya tempat di lini depan dalam perburuan gelar juara dunia kelima.

"Rasanya luar biasa. Saya menginginkannya pada pertandingan sebelumnya, tetapi belum berhasil. Ini perasaan yang fantastis," ucap Undav.

"Bagi saya, mendapatkan trofi pemain terbaik adalah sesuatu yang luar biasa, tetapi yang terpenting adalah kami memenangkan pertandingan, lolos ke babak berikutnya, dan kita lihat apa yang akan terjadi nanti," tandasnya. (Rangga)

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic