sportPiala Dunia 2026

Dari FIFA hingga David Beckham, Ini Daftar Pihak yang Panen Cuan di Piala Dunia 2026

Penulis Ahmad Haidir
Jul 18, 2026
Piala Dunia 2026 turut menghasilkan perputaran uang bernilai miliaran dolar. Foto Instagram David Beckham.
Piala Dunia 2026 turut menghasilkan perputaran uang bernilai miliaran dolar. Foto Instagram David Beckham.

Thephrase.id - Piala Dunia 2026 menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah setelah diikuti 48 negara dan menghadirkan lebih banyak pertandingan sehingga menciptakan lonjakan penonton di seluruh dunia sekaligus membuka peluang ekonomi yang jauh lebih besar dibanding turnamen-turnamen sebelumnya.

Di balik aksi para pemain di lapangan, turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut turut menghasilkan perputaran uang bernilai miliaran dolar. Meski keuntungan finansial itu tidak dirasakan secara merata karena ada pihak yang memperoleh manfaat besar sementara lainnya justru harus menanggung beban biaya yang tinggi.

Melansir BBC, FIFA menjadi salah satu pihak yang paling diuntungkan karena pendapatannya berasal dari hak siar, lisensi, perhotelan, sponsor, penjualan tiket, hingga pasar penjualan ulang resmi yang mengenakan komisi kepada penjual maupun pembeli. Lembaga riset Deutsche Bank memperkirakan pendapatan organisasi tersebut selama satu siklus empat tahun mendekati 13 miliar dolar AS (Rp233 triliun).

Besarnya potensi keuntungan membuat FIFA disebut masih memiliki ruang untuk memperluas turnamen di masa mendatang, termasuk melalui wacana penambahan jumlah peserta menjadi 64 negara yang diyakini dapat menghadirkan pasar baru dengan jumlah penonton yang semakin besar.

Di sisi lain, para suporter menjadi kelompok yang paling banyak mengeluarkan biaya karena harus menghadapi harga tiket yang melonjak akibat sistem dynamic pricing, ongkos transportasi yang meningkat, serta biaya perjalanan, akomodasi, dan konsumsi yang ikut terkerek selama berlangsungnya turnamen.

Harga tiket final di Stadion MetLife dijual secara resmi hingga puluhan ribu dolar AS, sementara tiket di pasar penjualan ulang sempat ditawarkan dengan harga jutaan dolar AS. Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyebut tarif tersebut masih sejalan dengan berbagai kejuaraan olahraga besar di Amerika Serikat.

Hak siar yang bernilai tinggi membuat perusahaan penyiaran dan sponsor juga menikmati keuntungan besar karena tingginya jumlah penonton mendorong peningkatan nilai iklan, termasuk melalui jeda hidrasi yang dimanfaatkan sebagai ruang komersial baru untuk menghadirkan sponsor selama pertandingan berlangsung.

Legenda sepak bola Inggris, David Beckham, turut menjadi salah satu figur yang memperoleh manfaat komersial karena masih menjadi wajah berbagai merek internasional sekaligus tetap memiliki daya tarik kuat di sepak bola Amerika Serikat melalui kepemilikannya di Inter Miami meski telah lama pensiun sebagai pemain.

Berbeda dengan perkiraan awal, kota-kota tuan rumah dinilai tidak otomatis menikmati manfaat ekonomi jangka panjang karena peningkatan kunjungan wisatawan hanya berlangsung dalam periode tertentu. Banyak wisatawan lain justru memilih menghindari keramaian selama turnamen berlangsung sehingga dampaknya terhadap perekonomian lokal dinilai terbatas.

Penjualan merchandise resmi justru mengalami peningkatan signifikan dengan berbagai produsen perlengkapan olahraga melaporkan lonjakan penjualan jersey tim nasional, meski di sisi lain tingginya permintaan tersebut juga memicu beredarnya produk-produk tiruan dalam jumlah besar di pasar.

Sektor perhotelan juga tidak sepenuhnya menikmati keuntungan karena tingkat pemesanan kamar di sejumlah kota tuan rumah berada di bawah perkiraan. Asosiasi hotel di Amerika Serikat sempat menuding FIFA memesan terlalu banyak kamar sehingga menciptakan gambaran permintaan yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, meski tudingan tersebut dibantah oleh FIFA.

Perusahaan judi diperkirakan menjadi salah satu pemenang terbesar karena nilai taruhan selama Piala Dunia 2026 diprediksi mencapai sekitar 50 miliar dolar AS, didorong oleh bertambahnya jumlah pertandingan, berkembangnya industri taruhan olahraga di Amerika Serikat, serta meningkatnya popularitas taruhan langsung selama pertandingan berlangsung.

Besarnya perputaran uang sepanjang Piala Dunia 2026 menunjukkan bahwa turnamen sepak bola terbesar di dunia kini telah berkembang menjadi industri global yang melibatkan berbagai sektor bisnis. Manfaat ekonominya tidak lagi hanya ditentukan oleh hasil pertandingan di lapangan, tetapi juga oleh aktivitas komersial yang mengiringinya sejak sebelum hingga setelah kompetisi berakhir. 

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic