
ThePhrase.id – Sedang menonton Shadow Punisher? Pencinta dracin yang menonton drama tersebut pasti tak asing dengan sosok Li Qing Yang atau Li Si yang diperankan Luo Yunxi. Dalam drama yang tengah tayang di iQIYI ini, Luo Yunxi berperan sebagai pria yang menyusup ke Biro Detektif Kekaisaran untuk mengungkap misteri kematian Pangeran Keempat.
Memainkan karakter misterius dengan masa lalu penuh teka-teki, Luo Yunxi sukses menunjukkan kemampuan aktingnya dalam drama kostum fantasi ini.
Sebelum membintangi Shadow Punisher, Luo Yunxi telah dikenal melalui berbagai drama fantasi ternama lainnya, mulai dari Ashes of Love hingga Till the End of the Moon. Lantas, seperti apa perjalanan karier aktor yang juga memiliki latar belakang sebagai penari profesional ini?
Luo Yunxi, yang juga dikenal dengan nama Leo Luo, lahir di Chengdu, China pada 28 Juli 1988. Tak langsung terjun ke dunia hiburan, Leo justru merupakan lulusan Shanghai Theater Academy dengan jurusan balet dan lebih dahulu menekuni dunia balet setelah menyelesaikan pendidikannya.
Ia juga pernah menjadi instruktur tari di Macau Conservatory, tergabung dalam grup balet Tchaikovsky Rhapsody, hingga menjadi salah satu penari utama pertunjukan balet Flying to the Moon.
Leo mulai terjun ke industri hiburan pada 2010 sebagai anggota grup musik JBOY3. Grup ini sempat merilis tiga single sebelum akhirnya bubar di tahun 2012. Setelah itu, Leo membentuk duo musik Double JL bersama Jason Fu.
Ia baru mulai benar-benar terjun ke dunia akting di tahun 2012 lewat film The Spring of My Life yang tayang pada 2015. Ia juga menjadi pemeran pendukung dan peran tamu sejumlah drama, seperti Hello Aliens (2014), My Sunshine (2015), dan The Love of Happiness (2016).

Nama Luo Yunxi semakin dikenal setelah membintangi drama fantasi romantis Ashes of Love pada 2018. Dalam drama tersebut, ia memerankan Run Yu, Dewa Malam yang memiliki perjalanan hidup penuh konflik.
Karakter Run Yu menjadi karakter penting yang menunjukkan kemampuang akting Leo dalam membawakan karakter dengan emosi kompleks, mulai dari sosok yang tenang hingga seseorang yang terjebak dalam ambisi dan konflik batin.
Pada 2019, ia kembali membintangi drama kostum Princess Silver sebagai Rong Qi. Popularitasnya makin melonjak setelah ia memerakan karakter utama dalam berbagai drama, termasuk And the Winner Is Love dan Love Is Sweet pada 2020.
Dalam Love Is Sweet, Leo beradu akting dengan Bai Lu dan memerankan Yuan Shuai, seorang pria cerdas yang memiliki hubungan rumit. Drama tersebut turut memperkuat popularitasnya dalam bergenre modern.
Leo juga membintangi drama Broker (2021) sebagai Zhou Xiao Shan hingga Light Chaser Rescue (2022) sebagai Luo Ben.
Kariernya kembali mencuri perhatian ketika membintangi Till the End of the Moon pada 2023 lewat kepiawaiannya memerankan beberapa identitas, yakni Tantai Jin, Cang Jiu Min, dan Ming Ye. Penampilannya dalam drama ini semakin memperkuat citranya sebagai aktor yang identik dengan drama kostum dan fantasi.
Luo Yunxi juga membintangi Love Is Panacea (2023) sebagai Gu Yun Zheng, beradu akting dengan Song Yi dalam Follow Your Heart (2024), memerankan Tang Li Ci dalam Whispers of Fate (2025), dan The Truth Within (2025) sebagai Si Zhe.
Kini, pada 2026, Luo Yunxi kembali menyapa penonton melalui Shadow Punisher dan memerankan Li Qing Yang, Li Si, dan Zhou Yan, karakter yang terlibat dalam penyelidikan misterius serta intrik kekaisaran.
Selain fokus dalam karier aktornya, Leo tetap menekuni dunia musik. Ia merilis album pertamanya “12 Life” pada 2018 dan menggelar konser solo pertamanya bertajuk “At This Moment X with Light” pada 2024. [fa]
Tags Terkait