sport

Dari Sepak Bola ke Kemanusiaan, Pep Guardiola Suarakan Palestina di Barcelona dan Prihatin Nasib Anak-Anak

Penulis Rangga Bijak Aditya
Jan 31, 2026
Pep Guardiola menyampaikan dukungan terbuka kepada warga Palestina, khususnya anak-anak korban perang Gaza. (Foto: Instagram Pep Guardiola)
Pep Guardiola menyampaikan dukungan terbuka kepada warga Palestina, khususnya anak-anak korban perang Gaza. (Foto: Instagram Pep Guardiola)

ThePhrase.id - Pep Guardiola menyampaikan dukungan terbuka kepada warga Palestina, khususnya anak-anak korban perang Gaza, dalam sebuah acara kemanusiaan bertajuk Act x Palestine yang digelar di Palau Sant Jordi, Barcelona, pada Kamis,29 Januari 2026 malam waktu setempat.

Pelatih Manchester City itu hadir sebagai salah satu pembicara sehari setelah memimpin timnya di Stadion Etihad dan kembali ke Spanyol untuk mengikuti acara yang juga dihadiri sekitar 30 seniman lintas bidang, termasuk musisi RosalĂ­a.

Guardiola tampil di atas panggung dengan mengenakan keffiyeh hitam-putih khas Palestina dan secara khusus menyoroti dampak konflik bersenjata terhadap anak-anak yang kehilangan orang tua selama perang di Gaza.

"Saya selalu memikirkan apa yang kita rasakan ketika melihat seorang anak dalam dua tahun terakhir ini, melalui gambar-gambar di media sosial dan televisi, merekam dirinya sendiri sambil bertanya, 'Di mana ibu saya?' di tengah reruntuhan, sementara dia sendiri belum mengetahui kenyataannya," tegas Guardiola.

"Dan saya selalu berpikir, apa yang mereka pikirkan, lalu saya sampai pada satu kesimpulan bahwa kita telah meninggalkan mereka sendirian dan membiarkan mereka terlantar," lanjutnya.

"Orang-orang yang berkuasa adalah pengecut karena mereka mengirim orang-orang tak bersalah untuk membunuh orang-orang tak bersalah lainnya, sementara mereka sendiri berada di rumah dengan pemanas saat dingin dan pendingin udara saat panas," beber Guardiola.

"Semua ini sesungguhnya hanya tentang kemanusiaan, yang justru tidak sedang terjadi di Palestina," ucapnya yang disambut tepuk tangan berdiri dari para hadirin setelah pidatonya berdurasi sekitar tiga menit.

Dari Sepak Bola ke Kemanusiaan  Pep Guardiola Suarakan Palestina di Barcelona dan Prihatin Nasib Anak Anak
Pep Guardiola tampil di atas panggung dengan mengenakan keffiyeh hitam-putih khas Palestina. (Foto: Instagram Pep Guardiola)

Dalam karier publiknya, Guardiola dikenal kerap menyampaikan sikap politik, termasuk dukungan terhadap kemerdekaan Catalunya serta kritik terhadap apa yang ia sebut sebagai penyalahgunaan kekuasaan oleh negara yang bersifat otoriter.

Pada 2018, Guardiola pernah dijatuhi denda oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris sebesar 20 ribu poundsterling atau setara sekitar Rp400 juta setelah mengenakan pita kuning sebagai simbol dukungan kepada para pemimpin gerakan kemerdekaan Catalunya yang dipenjara.

Kemunculan Guardiola di Barcelona bertepatan dengan pernyataan terbaru otoritas Israel yang mengindikasikan kesiapan untuk mengakui bahwa sekitar 70 ribu orang telah tewas dalam perang di Gaza.

Angka tersebut pertama kali disampaikan pejabat Pasukan Pertahanan Israel kepada sejumlah media Israel dan hampir identik dengan data 71.667 korban jiwa yang sebelumnya dilaporkan Kementerian Kesehatan Gaza yang berada di bawah otoritas Hamas.

Sepanjang konflik berlangsung, pemerintah dan militer Israel berulang kali menuduh laporan korban dari Kementerian Kesehatan Gaza bersifat dilebih-lebihkan serta mengimbau media dan organisasi nonpemerintah agar berhati-hati dalam menggunakan data tersebut.

Seusai menghadiri acara kemanusiaan itu, Guardiola dijadwalkan kembali ke Manchester pada Jumat waktu setempat untuk mempersiapkan Manchester City jelang laga tandang melawan Tottenham Hotspur pada Minggu, 1 Februari 2026. (Rangga)

Tags Terkait

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic