sportMoto GP

Dari Sirkuit ke Garasi Kartel: 50 Motor MotoGP Termasuk Valentino Rossi dan Marc Marquez Disita dari Buronan Narkoba

Penulis Ahmad Haidir
Jan 01, 2026
Informasi penyitaan tersebut disampaikan melalui akun X resmi FBI Los Angeles yang menyebut bahwa koleksi itu diyakini milik Ryan James Wedding, figur sentral dalam jaringan kejahatan narkotika lintas negara. Foto FBI Los Angeles.
Informasi penyitaan tersebut disampaikan melalui akun X resmi FBI Los Angeles yang menyebut bahwa koleksi itu diyakini milik Ryan James Wedding, figur sentral dalam jaringan kejahatan narkotika lintas negara. Foto FBI Los Angeles.

Thephrase.id - Aparat penegak hukum Meksiko menyita puluhan motor balap bernilai fantastis dari sebuah garasi yang terhubung dengan salah satu buronan narkoba paling dicari FBI, termasuk motor MotoGP yang pernah dikendarai sejumlah legenda balap dunia.

Informasi penyitaan tersebut disampaikan melalui akun X resmi FBI Los Angeles yang menyebut bahwa koleksi itu diyakini milik Ryan James Wedding, figur sentral dalam jaringan kejahatan narkotika lintas negara.

Ryan James Wedding tercatat sebagai salah satu dari sepuluh buronan paling dicari FBI dan dikenal memiliki ketertarikan ekstrem terhadap dunia balap motor, khususnya ajang MotoGP.

Koleksi yang disita memiliki nilai estimasi sekitar 40 juta dolar AS atau setara Rp670,7 miliar, mencakup prototipe Ducati yang pernah ditunggangi Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Andrea Dovizioso, Loris Capirossi, hingga Andrea Iannone, serta motor Moto2 milik Marc Marquez musim 2012 dan Aprilia 125 cc yang berkaitan dengan gelar juara Rossi.

Dalam unggahan resmi tersebut, FBI Los Angeles menyampaikan pernyataan berikut.

"Bulan ini, pihak berwenang Meksiko mengeksekusi beberapa surat perintah penggeledahan dan menyita sejumlah besar sepeda motor dengan nilai estimasi sekitar 40 juta dolar AS, yang diyakini milik Ryan James Wedding, salah satu dari sepuluh buronan yang paling dicari FBI. Penyitaan yang sukses ini merupakan hasil kolaborasi antara pihak berwenang Meksiko, FBI, RCMP, dan LAPDHQ."

FBI juga menyertakan informasi tambahan terkait upaya penangkapan buronan tersebut dalam unggahan yang sama.

"Ada imbalan 15 juta dolar untuk informasi yang mengarah pada penangkapannya atau hukumannya. Jika Anda memiliki informasi tentang Wedding, silakan hubungi FBI."

Dari Sirkuit ke Garasi Kartel  50 Motor MotoGP Termasuk Valentino Rossi dan Marc Marquez Disita dari Buronan Narkoba
Aparat penegak hukum Meksiko menyita puluhan motor balap bernilai fantastis dari sebuah garasi yang terhubung dengan salah satu buronan narkoba paling dicari FBI, termasuk motor MotoGP. Foto FBI Los Angeles.

Berdasarkan keterangan yang tercantum di laman resmi FBI, Ryan James Wedding terlibat dalam berbagai kasus berat, mulai dari konspirasi distribusi dan ekspor kokain hingga perencanaan pembunuhan yang berkaitan dengan kejahatan narkotika terorganisasi.

Wedding juga disebut berkonspirasi untuk memanipulasi saksi, korban, dan informan, melakukan tindakan balas dendam terhadap pihak-pihak tersebut, serta menjalankan praktik pencucian uang untuk menyamarkan hasil kejahatan.

Departemen Kehakiman Amerika Serikat mencatat bahwa Wedding merupakan mantan atlet Olimpiade asal Kanada yang kemudian memimpin kartel narkoba dan mengorganisir pembunuhan terhadap saksi federal.

Kekayaan yang diperoleh dari aktivitas kriminal tersebut memungkinkan Wedding mengoleksi barang-barang bernilai tinggi, termasuk motor balap yang biasa diperdagangkan melalui pasar khusus memorabilia MotoGP seperti motor, helm, sarung tangan, dan perlengkapan balap.

Seluruh koleksi motor tersebut disimpan di sebuah garasi di wilayah Meksiko dan dilaporkan berjumlah sekitar 50 unit dalam kondisi tidak terawat saat ditemukan oleh pihak berwenang.

Pasca penyitaan, belum ada keterangan resmi mengenai langkah lanjutan terhadap motor-motor tersebut, apakah akan disimpan sebagai barang bukti, dilelang, atau diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. 

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic