sportLiga Champions

Dari Transfer hingga Human Rights, Fabrizio Romano Terjebak dalam Berbagai Polemik

Penulis Ahmad Haidir
Aug 15, 2026
Musim 2026-2027 akan menjadi salah satu periode dengan perubahan regulasi terbanyak dalam sejarah sepak bola modern. Foto X Liverpool.
Musim 2026-2027 akan menjadi salah satu periode dengan perubahan regulasi terbanyak dalam sejarah sepak bola modern. Foto X Liverpool.

Thephrase.id - Nama Fabrizio Romano kembali menjadi perbincangan setelah sejumlah pihak di industri sepak bola mempertanyakan akurasi serta metode kerja yang digunakan jurnalis transfer asal Italia tersebut.

Romano selama beberapa tahun terakhir membangun pengaruh besar melalui media sosial dengan puluhan juta pengikut yang mengikuti setiap perkembangan bursa transfer yang ia bagikan.

Sorotan terbaru muncul saat proses transfer Yan Diomande ke Real Madrid, ketika Romano menyebut kesepakatan tersebut telah rampung meski masih terdapat sejumlah detail kontrak yang belum diselesaikan.

Jurnalis Sky Germany, Florian Plettenberg, menjadi salah satu pihak yang secara terbuka mempertanyakan klaim tersebut dan menilai sebuah kemungkinan kuat dipublikasikan seolah telah menjadi kepastian.

Perselisihan keduanya kemudian berkembang setelah Romano membalas kritik itu dengan mengungkap pesan pribadi yang pernah dikirim Plettenberg kepadanya.

Selain kasus Diomande, sejumlah pemberitaan transfer yang lebih dulu diumumkan Romano juga disebut belum sesuai dengan hasil akhir, termasuk terkait Ibrahima Konate, Joao Pedro, hingga Florian Wirtz.

Ulasan Daily Mail, beberapa klub dan agen bahkan dikabarkan mulai enggan memberikan respons terhadap komunikasi dari Romano karena khawatir informasi yang beredar dapat memengaruhi proses negosiasi yang masih berlangsung.

Di media sosial, kritik terhadap kontennya juga menguat setelah komunitas Reddit r/soccer membatasi hingga akhirnya melarang unggahan terkait Romano karena dianggap terlalu sering mengulang informasi yang minim perkembangan baru.

Kontroversi lain muncul ketika Romano mengabarkan Christian Atsu berhasil ditemukan selamat setelah gempa bumi di Turki pada 2023, padahal beberapa hari kemudian sang pemain ditemukan telah meninggal dunia.

Meski terus menuai kritik, Romano tetap menjadi salah satu figur paling berpengaruh dalam industri informasi transfer berkat jaringan luas yang mencakup agen, perantara, dan petinggi klub sepak bola.

Di tengah berbagai perdebatan mengenai akurasi, etika, dan hubungan dengan sumber informasi, Romano baru-baru ini memberi sinyal bahwa pendekatannya dalam bisnis informasi transfer kemungkinan akan berubah pada masa mendatang.

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic