
ThePhrase.id - Saat mengisi bahan bakar kendaraan, menyalakan kompor, atau menggunakan listrik, sebagian besar masyarakat mungkin tidak memikirkan bagaimana pasokan energi tersebut bisa terus tersedia setiap hari. Padahal, menjaga produksi minyak dan gas bumi bukanlah pekerjaan yang sederhana.
Di baliknya, terdapat ribuan aktivitas yang dikerjakan secara berkelanjutan, mulai dari mengebor sumur baru, memperbaiki sumur yang produksinya menurun, hingga melakukan perawatan rutin agar fasilitas dan peralatan tetap beroperasi dengan aman. Pada saat yang sama, pencarian sumber daya baru juga terus dilakukan untuk memastikan pasokan energi tetap terjaga, baik untuk kebutuhan saat ini maupun masa depan.
Gambaran inilah yang terlihat dari aktivitas PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sepanjang 2025. Selama periode tersebut, perusahaan menyelesaikan pemboran eksploitasi sebanyak 887 sumur, melakukan workover pada 1.288 sumur, serta melaksanakan well service pada 37.266 sumur.
Tak hanya menjaga produksi dari sumur yang sudah beroperasi, PHE juga terus memperluas peluang penemuan cadangan baru. Hingga akhir 2025, perusahaan melakukan pemboran 20 sumur eksplorasi, survei seismik 2D sepanjang 2.931 kilometer, serta survei seismik 3D seluas 855 kilometer persegi.
Upaya eksplorasi tersebut menghasilkan penemuan sumber daya kontingen (2C) sebesar 1.097,43 juta barel setara minyak. Kontribusi terbesar berasal dari temuan Migas Non-Konvensional (MNK) di Wilayah Kerja Rokan yang mencapai 724,22 juta barel minyak.

Berbagai aktivitas operasional dan eksplorasi itu menjadi fondasi bagi kinerja produksi perusahaan sepanjang tahun lalu. Berdasarkan laporan yang disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025, PHE membukukan produksi migas sebesar 1,032 juta barel setara minyak per hari (BOEPD), yang terdiri atas 556 ribu barel minyak per hari dan 2.757 juta kaki kubik gas per hari.
Corporate Secretary PHE, Hermansyah Y. Nasroen, mengatakan capaian tersebut menunjukkan konsistensi perusahaan dalam menjaga kinerja operasional sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang melalui pengembangan sumber daya dan cadangan baru.
"Pencapaian produksi lebih dari 1 juta BOEPD dan penemuan sumber daya baru lebih dari 1 miliar BOE menunjukkan komitmen PHE untuk terus menjaga ketahanan energi nasional. Kinerja ini juga mencerminkan upaya berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan produksi sekaligus memperkuat cadangan dan sumber daya untuk mendukung pertumbuhan di masa depan," ujar Hermansyah.
Ke depan, perusahaan akan terus berfokus pada peningkatan kinerja operasional, penerapan teknologi dan inovasi, serta pengembangan sumber daya dan cadangan untuk mendukung ketahanan energi nasional. [nadira]