
ThePhrase.id - Presiden RI, Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia berkomitmen untuk berpartisipasi aktif dan mendukung penuh kesuksesan Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dalam setiap upaya mewujudkan perdamaian di Palestina.
“Sejak hari pertama kami mempelajari rencana 20 poin Presiden Trump, kami sepenuhnya setuju dan berkomitmen penuh pada rencana ini, dan itulah kenapa kami bergabung dengan Dewan Perdamaian,” ucap Presiden Prabowo ketika menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perdana BoP di Washington DC, AS pada Kamis (19/2) waktu setempat.
Dalam pernyataannya, Presiden memahami bahwa akan ada banyak rintangan dan kesulitan dalam upaya-upaya untuk mencapai perdamaian yang diinginkan.
Namun, ia sangat optimistis bahwa dengan kepemimpinan Trump, visi dari perdamaian yang sesungguhnya akan tercapai bagi masyarakat Palestina.
“Akan ada masalah, tapi kami akan mengatasinya, kami akan mewujudkan impian kita akan perdamaian di Palestina. Perdamaian, solusi yang abadi dan tenang untuk permasalahan Palestina dan di Gaza,” tuturnya.
Lebih lanjut, Prabowo memuji kesepakatan gencatan senjata di Palestina. Ia menilai hal tersebut memiliki pencapaian nyata yang positif bagi semua pihak.
Presiden kemudian menegaskan kembali komitmennya untuk berkontribusi dengan mengirimkan sejumlah pasukan hingga 8.000 personel bahkan lebih, untuk bergabung dengan International Stabilization Force (ISF) demi mendukung upaya perdamaian tersebut.
“8.000 (personel) atau lebih, jika diperlukan. Kami siap menyumbangkan pasukan untuk ikut berpartisipasi secara aktif dalam International Stabilization Force (ISF) untuk mewujudukan perdamaian ini,” tukasnya.
Adapun dalam kesempatan terpisah, Prabowo mengungkapkan pengerahan pasukan TNI, termasuk tim advance yang akan dikirim ke Palestina untuk bergabung dengan ISF direncanakan akan dikirim dalam waktu satu atau dua bulan ke depan.
Ia juga mengingatkan bahwa perlu untuk selalu waspada terhadap kelompok-kelompok yang berupaya untuk menggagalkan rencana perdamaian di Palestina. (Rangga)