
Thephrase.id - Cristiano Ronaldo kembali menunjukkan ketajamannya bersama Al Nassr dengan mencetak gol dalam kemenangan 3-0 atas Al Diriyah pada lanjutan Liga Arab Saudi, Jumat. 9 Oktober 2026, di tengah persoalan yang tengah membayangi kiprahnya bersama Timnas Portugal.
Penyerang berusia 41 tahun itu membuka keunggulan Al Nassr pada menit ke-23 setelah memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Kingsley Coman yang berhasil ditepis penjaga gawang lawan, tetapi tidak sepenuhnya diamankan.
Peluang tersebut langsung dimaksimalkan Ronaldo yang berada di dekat gawang bersama Sadio Mane. Kapten Timnas Portugal itu bergerak lebih cepat untuk menyambar bola dan mengubahnya menjadi gol pembuka bagi timnya.
Al Nassr memperlebar keunggulan melalui Samu Costa pada menit ke-35 sebelum Coman melengkapi kemenangan tim tuan rumah pada menit ke-77 lewat penyelesaian yang berawal dari umpan Sadio Mane.
Tambahan satu gol tersebut membawa koleksi gol Ronaldo sepanjang karier profesionalnya menjadi 980, sehingga megabintang yang telah mengoleksi lima penghargaan Ballon d'Or itu kini hanya membutuhkan 20 gol lagi untuk mencapai target 1.000 gol.
Akan tetapi, keberhasilan di level klub tersebut datang ketika Ronaldo menghadapi ancaman sanksi dari Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) setelah meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal di Denmark pada pekan sebelumnya. Hukuman yang disebut-sebut dapat mencapai enam bulan larangan bermain.
Ronaldo dikabarkan akan memperoleh kesempatan untuk mengajukan banding demi mendapatkan keringanan hukuman, sedangkan sikap kooperatif dan permintaan maaf kepada rekan-rekan setimnya disebut dapat menjadi pertimbangan dalam proses penentuan sanksi.
Apabila larangan bermain selama enam bulan benar-benar dijatuhkan, peluang Ronaldo untuk kembali memperkuat Timnas Portugal sebelum mengakhiri karier profesionalnya berpotensi terdampak, meskipun keputusan final mengenai hukuman tersebut belum dipastikan dalam informasi yang tersedia.
Persoalan ini turut berkaitan dengan ketegangan antara Ronaldo dan pelatih Timnas Portugal, Jorge Jesus, setelah sang pemain merasa pelatih tidak memenuhi kesepakatan terkait kesempatan bermain dalam UEFA Nations League serta tidak memberikan penjelasan terbuka mengenai keputusan tersebut.
Ronaldo memaparkan delapan poin yang menurutnya telah disepakati bersama Jesus, termasuk permintaan agar pelatih menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah menuntut jatah bermain serta mengakui keputusan untuk tidak memainkannya ketika menghadapi Norwegia sebagai kesalahan dari pihak pelatih.
Ronaldo juga meminta penegasan mengenai komitmen dan kesetiaannya kepada Timnas Portugal beserta para pendukung, menyusul polemik yang berkembang setelah keputusan Jesus tidak menurunkannya dalam pertandingan yang menjadi bagian dari rangkaian konflik tersebut.