sportPiala Dunia 2026

Dicap Pengkhianat Besar akibat Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tidak Masuk Akal, Gianni Infantino: Ini Pasar Amerika

Penulis Ahmad Haidir
May 08, 2026
Presiden FIFA, Gianni Infantino angkat bicara terkait gelombang kritik terhadap mahalnya harga tiket Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat. Foto Instagram Gianni Infantino.
Presiden FIFA, Gianni Infantino angkat bicara terkait gelombang kritik terhadap mahalnya harga tiket Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat. Foto Instagram Gianni Infantino.

Thephrase.id - Presiden FIFA, Gianni Infantino, akhirnya angkat bicara terkait gelombang kritik terhadap mahalnya harga tiket Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat yang belakangan memicu protes dari kelompok suporter sepak bola Eropa.

FIFA sebelumnya mendapat tekanan besar setelah organisasi suporter Football Supporters Europe atau FSE menilai struktur harga tiket Piala Dunia 2026 terlalu mahal dan menyebut kebijakan tersebut sebagai "pengkhianatan besar" terhadap para penggemar sepak bola dunia.

FSE bahkan mengajukan gugatan ke Komisi Eropa pada Maret 2026 dengan menuding FIFA menerapkan harga tiket berlebihan untuk turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut.

Dalam penampilannya di Milken Institute Global Conference di Beverly Hills, Infantino menegaskan FIFA hanya mengikuti mekanisme pasar hiburan di Amerika Serikat yang memang memperbolehkan penjualan ulang tiket dengan harga sangat tinggi.

"Kalau ada orang yang memasang tiket final di pasar resale seharga 2 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp32,8 miliar, pertama itu tidak berarti harga asli tiketnya memang 2 juta dolar Amerika Serikat, dan kedua belum tentu ada yang membeli tiket tersebut," ujar Infantino disadur The Guardian.

"Kalau memang ada seseorang membeli tiket final seharga 2 juta dolar Amerika Serikat, saya pribadi akan membawakan dia hotdog dan Coca-Cola supaya dia mendapat pengalaman yang luar biasa," lanjut Infantino.

Perbandingan harga tiket antara Piala Dunia 2022 di Qatar dan 2026 menjadi salah satu alasan utama kritik bermunculan karena tiket final termahal di Qatar sebelumnya dijual sekitar 1.600 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp26,2 juta.

Sedangkan untuk final 2026 harga resminya mencapai 11 ribu dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp180 juta.

Situasi semakin ramai setelah situs resmi resale FIFA diketahui sempat menampilkan empat tiket final dengan harga 2,3 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp37,7 miliar per tiket, meski FIFA menegaskan tidak mengatur harga yang dipasang penjual di pasar resale.

Dicap Pengkhianat Besar akibat Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tidak Masuk Akal  Gianni Infantino  Ini Pasar Amerika
Organisasi suporter Football Supporters Europe atau FSE menilai struktur harga tiket Piala Dunia 2026 terlalu mahal dan menyebut kebijakan tersebut sebagai "pengkhianatan besar". Foto X Piala Dunia.

FIFA tetap memperoleh keuntungan dari transaksi tersebut karena badan sepak bola dunia itu mengambil biaya 15 persen dari pembeli dan 15 persen dari penjual untuk setiap tiket yang dijual kembali di platform resmi mereka.

Apabila satu tiket final benar-benar terjual seharga 2,3 juta dolar Amerika Serikat, FIFA diperkirakan akan mendapatkan sekitar 690 ribu dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp11,3 miliar hanya dari biaya transaksi resale.

Infantino menilai lonjakan harga tiket tetap masuk akal karena permintaan terhadap Piala Dunia 2026 meningkat sangat drastis dibanding dua edisi sebelumnya.

“Kami harus melihat pasar karena kami berada di pasar hiburan terbesar dan paling berkembang di dunia sehingga kami harus menerapkan harga sesuai pasar," beber Infantino.

"Di Amerika Serikat penjualan ulang tiket diperbolehkan sehingga jika tiket dijual terlalu murah, tiket itu akan kembali dijual dengan harga jauh lebih mahal," tegasnya.

Infantino juga mengungkapkan FIFA menerima lebih dari 500 juta permintaan tiket untuk Piala Dunia 2026, jauh di atas gabungan permintaan tiket Piala Dunia 2018 dan 2022 yang disebut tidak mencapai 50 juta permintaan secara total. 

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic