sportLiga 1 Indonesia

Dihukum AFC Rp3,5 Miliar dan 2 Partai Kandang Tanpa Penonton, Persib Tegaskan Ulah Oknum Bobotoh Rugikan Mimpi Besar di Asia

Penulis Ahmad Haidir
May 16, 2026
Persib Bandung mempublikasikan pernyataan setelah dihukum berat AFC. Foto Persib Bandung.
Persib Bandung mempublikasikan pernyataan setelah dihukum berat AFC. Foto Persib Bandung.

Thephrase.id - Persib Bandung menyampaikan kekecewaan mendalam setelah menerima sanksi berat dari AFC menyusul berbagai insiden yang terjadi dalam pertandingan melawan Ratchaburi FC pada babak gugur AFC Champions League Two 2025-2026 yang digelar 18 Februari 2026.

Berdasarkan keputusan Komite Etik dan Disiplin AFC tertanggal 13 Mei 2026, Persib dijatuhi hukuman denda sebesar USD200 ribu atau sekitar Rp3,5 miliar disertai sanksi penutupan stadion untuk pertandingan kandang dalam kompetisi antarklub Asia.

Persib menyatakan tetap menghormati keputusan AFC sebagai bagian dari konsekuensi profesionalisme dan disiplin dalam sepak bola internasional. Persib menyayangkan kerugian besar yang harus ditanggung akibat tindakan yang dinilai sebenarnya bisa dihindari sejak awal.

"Nilai denda yang mencapai sekitar Rp3,5 miliar, ditambah potensi kehilangan pendapatan pertandingan akibat hukuman tanpa penonton, merupakan kerugian yang sangat besar bagi klub," tegas Persib.

"Nilai tersebut bukan angka kecil. Dana sebesar itu sejatinya dapat dialokasikan untuk penguatan fasilitas klub, pembinaan jangka panjang, peningkatan kualitas operasional, hingga memperkuat daya saing tim agar Persib dapat terus berkembang dan melangkah lebih jauh di level Asia," bebernya.

Persib juga menyoroti dampak besar yang ikut dirasakan Bobotoh karena selama beberapa tahun terakhir kelompok suporter dinilai mulai menunjukkan perubahan positif melalui dukungan yang lebih tertib, dewasa, dan bertanggung jawab di stadion.

"Karena itu, sangat disayangkan ketika perubahan positif yang dibangun bersama selama bertahun-tahun justru harus dirugikan akibat tindakan segelintir oknum yang tidak bertanggung jawab," kata Persib.

Persib menilai konsekuensi dari insiden tersebut tidak hanya berdampak kepada klub semata, melainkan ikut mencoreng wajah sepak bola Indonesia karena Maung Bandung saat ini menjadi satu-satunya wakil Tanah Air yang tampil di AFC Champions League Two musim 2025-2026.

Persib juga mengingatkan bahwa kompetisi level Asia memiliki regulasi keamanan dan disiplin yang jauh lebih ketat sehingga tindakan emosional dalam hitungan menit bisa memberikan dampak panjang terhadap masa depan klub, pemain, dan jutaan pendukung lainnya.

"Persib ingin menegaskan bahwa kompetisi internasional memiliki standar regulasi, keamanan, dan disiplin yang sangat ketat. Setiap tindakan yang terjadi di dalam maupun di luar pertandingan dapat membawa konsekuensi serius terhadap klub," tuturnya.

Selain itu, manajemen Persib memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh aspek penyelenggaraan pertandingan, mulai dari pengamanan stadion, koordinasi panitia pelaksana, manajemen risiko pertandingan, hingga langkah-langkah preventif lain agar kejadian serupa tidak kembali terulang pada masa mendatang.

Dalam dokumen hukuman AFC, Persib dinyatakan bersalah atas berbagai pelanggaran yang dilakukan suporter, termasuk menyalakan flare dan kembang api, melempar benda ke lapangan, merusak kursi stadion dan papan iklan, melakukan tindakan kekerasan, melontarkan kata-kata kasar kepada lawan dan perangkat pertandingan, hingga invasi lapangan setelah pertandingan berakhir.

AFC juga menyebut Persib gagal memastikan keamanan dan ketertiban stadion berjalan sesuai regulasi karena sejumlah jalur akses penonton, tangga, koridor, hingga pintu darurat sempat terhalang oleh kerumunan suporter selama pertandingan berlangsung.

Sebagai bagian dari sanksi tambahan, Persib diwajibkan menjalani dua pertandingan kandang kompetisi AFC tanpa penonton di wilayah Indonesia, meski hukuman penutupan penuh stadion pada laga kedua ditangguhkan selama dua tahun dan baru akan berlaku apabila pelanggaran serupa kembali terulang dalam masa percobaan tersebut. 

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic