
Thephrase.id - Presiden RI, Prabowo Subianto tiba di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Kamis (2/4) dini hari setelah menyelesaikan kunjungan kenegaraan ke dua negara Asia Timur, yakni Jepang dan Korea Selatan.
Diketahui, rangkaian lawatan dimulai di Tokyo, Jepang pada 29–31 Maret 2026. Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo melakukan pertemuan perdana dengan Kaisar Naruhito di Istana Kekaisaran. Ia juga menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Jepang, Sanae Takaichi, serta berdialog dengan pelaku usaha dari kedua negara.
Dilansir Antaranews, selama berada di Jepang, Prabowo turut menyaksikan penandatanganan sejumlah kerja sama strategis antara pelaku bisnis Indonesia dan Jepang dengan total nilai mencapai 23,63 miliar dolar AS atau sekitar Rp380 triliun.
Presiden Prabowo bersama PM Sanae Takaichi turut menyepakati kerja sama untuk mengatasi dampak dari konflik Timur Tengah yang masih berlangsung, khususnya dalam bidang ekonomi dan keamanan. Keduanya juga menyatakan siap menjadi mediator dalam upaya deeskalasi demi tercapainya perdamaian di tengah pihak yang berkonflik.

Setelah menyelesaikan agenda di Jepang, Prabowo melanjutkan kunjungan ke Seoul, Korea Selatan untuk menghadiri pertemuan bilateral dengan Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin sepakat memperkuat kerja sama di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, pertahanan, hingga pengembangan kecerdasan buatan (AI).
Selain itu, keduanya menyaksikan penandatanganan 10 nota kesepahaman (MoU) yang mencakup berbagai sektor strategis, seperti dialog strategis komprehensif, ekonomi 2.0, kemitraan mineral kritis, transformasi digital, hingga pemanfaatan AI untuk kesehatan dasar dan pembangunan manusia.
Kerja sama juga diperluas ke sektor energi bersih, teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS), industri pembangkit lepas pantai, perlindungan hak kekayaan intelektual, serta kolaborasi keuangan antara Danantara dan Exim Bank of Korea.
Dalam kunjungan itu, Presiden Prabowo menerima penghargaan tertinggi Korea Selatan, yakni The Grand Order of Mugunghwa, yang diberikan langsung oleh Presiden Lee Jae Myung dalam acara persahabatan di Istana Kepresidenan Republik Korea.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai tanda apresiasi tinggi atas jasa luar biasa dalam mendukung pembangunan dan keamanan Korea Selatan, sekaligus menjadi simbol kuatnya hubungan bilateral antarkedua negara. (Rangga)