
ThePhrase.id - Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan mengenai nasib Direktur Jenderal (Dirjen) Bea Cukai, Djaka Budhi Utama setelah namanya terseret dalam persidangan kasus dugaan suap yang melibatkan pemilik Blueray Cargo, John Field.
Saat ditemui awak media di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada Senin (25/5), Purbaya mengatakan bahwa keputusan terkait posisi Djaka akan ditentukan dalam waktu dekat.
“Ya nanti kita lihat ya,” ujar Purbaya.
Ketika ditanya lebih lanjut mengenai munculnya nama Djaka yang diduga menerima uang suap senilai 213.600 dolar Singapura (SGD) dalam sidang perkara korupsi, Purbaya hanya memberikan jawaban singkat.
“Yang bilang siapa? KPK ya? Ya kita lihat saja,” imbuhnya.
Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengungkap adanya pertemuan antara Djaka dengan John Field di Hotel Borobudur, Jakarta. Fakta tersebut mencuat dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Timur yang digelar pada Rabu (20/5) lalu.
Dalam persidangan, Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea-Cukai, Orlando Hamonangan (Ocoy) mengaku diperintahkan Kepala Subdirektorat Intelijen P2 DJBC, Sisprian Subiaksono untuk mengatur pertemuan dengan John Field.
Jaksa kemudian mendalami apakah pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Djaka.
“Jadi disampaikan bahwa tadi 'kamu hubungi Pak John supaya nanti datang ke Hotel Borobudur. Nanti ketemu sama Pak Dirjen, Pak Djaka, kemudian Pak Rizal sama Pak Sisprian, begitukah?” tanya Jaksa, yang kemudian dijawab iya oleh Ocoy.
Di tengah polemik tersebut, Presiden RI, Prabowo Subianto meminta Purbaya untuk segera mengevaluasi, bahkan memecat Dirjen Bea Cukai apabila tidak mampu menyelesaikan berbagai persoalan di institusi tersebut.
“Saya ingatkan kembali, untuk kesekian kali Bea Cukai kita harus diperbaiki. Menteri Keuangan, kalau pimpinan Bea Cukai tidak mampu, segera diganti. Bangsa dan rakyat menuntut pekerjaan yang cepat, jangan kita jadi pemerintah yang santai, pemerintah yang leha-leha kumaha engke wahe,” ujar Prabowo di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (20/5).
Prabowo juga menekankan bahwa seluruh menteri dan kepala lembaga harus membersihkan birokrasi di institusinya masing-masing guna meningkatkan kinerja pemerintahan. (Rangga)