trending

Disebut Usir Pejabat saat Prabowo Jajal LRT Jakarta, Seskab Teddy Klarifikasi: Beri Ruang untuk Penyandang Disabilitas

Penulis Rangga Bijak Aditya
Sep 18, 2026
Momen Seskab Teddy minta rombongan pejabat pindah gerbong (kiri) dan membantu penyandang disabilitas (kanan) saat acara peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai, Rabu (16/09/26). (Foto: Tangkapan layar YouTube/Sekretariat Presiden)
Momen Seskab Teddy minta rombongan pejabat pindah gerbong (kiri) dan membantu penyandang disabilitas (kanan) saat acara peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai, Rabu (16/09/26). (Foto: Tangkapan layar YouTube/Sekretariat Presiden)

ThePhrase.id - Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya memberikan klarifikasi terkait video yang memperlihatkan dirinya meminta sejumlah pejabat untuk berpindah dari gerbong LRT Jakarta yang ditumpangi Presiden RI, Prabowo Subianto.

Video tersebut viral di media sosial setelah Prabowo menjajal LRT Jakarta rute baru, Kelapa Gading-Manggarai pada Rabu (16/9) sebelum meresmikan jalur tersebut setelahnya.

Dalam potongan video yang beredar, Teddy terlihat menghampiri sejumlah pejabat dan meminta mereka berpindah ke gerbong lain ketika Prabowo sudah masuk ke dalam gerbong tersebut.

Pejabat yang terlihat dalam video di antaranya Direktur Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Allan Tandiono, Direktur Utama (Dirut) LRT Jakarta Aditia Kesuma Negara, serta Dirut PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Iwan Takwin.

Momen tersebut kemudian menjadi sorotan publik karena Teddy seolah mengusir orang-orang tersebut dari gerbong Presiden.

Menyikapi itu, melalui akun media sosial Instagram @catatanseskab, Teddy memberikan klarifikasi mengenai kejadian tersebut. Ia menjelaskan, tindakan yang terekam kamera itu merupakan bagian dari pengaturan posisi penumpang di dalam gerbong.

Teddy disebut sedang menyediakan ruang agar penyandang disabilitas pengguna kursi roda yang berada di bagian belakang dapat maju dan berada lebih dekat dengan Presiden.

“Padahal Seskab Teddy sedang mengatur area untuk memberikan jalan bagi pengguna kursi roda supaya posisinya lebih dekat dan dapat ikut berbincang langsung dengan Presiden Prabowo,” demikian penjelasan akun tersebut.

Lebih lanjut, Teddy juga terlihat mendampingi para penyandang disabilitas serta membantunya hingga turun dari LRT.

Dirut PT Jakpro, Iwan Takwin turut memberikan klarifikasi mengenai kejadian tersebut. Ia membantah telah diusir oleh Teddy dan mengatakan dirinya hanya diminta berpindah ke gerbong belakang karena gerbong yang ditempati Presiden sudah penuh.

“Saya tidak diusir Pak Seskab Teddy, hanya diminta pindah ke gerbong belakang, supaya gak kepenuhan di gerbong Presiden,” kata Iwan.

Selain itu, kinerja Teddy turut mendapat apresiasi dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung karena telah membantu melancarkan persiapan dan pelaksanaan agenda tersebut.

“Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya. Terima kasih Pak Teddy, beliau membantu banyak acara ini,” ujar Pramono dalam sambutannya saat peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai. (Rangga) 

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic