sportLiga Inggris

Ditunjuk sebagai Manajer Chelsea, Liam Rosenior Jadi Pelatih Kulit Hitam ke-12 Sepanjang Sejarah Premier League

Penulis Ahmad Haidir
Jan 07, 2026
Data Premier League menunjukkan bahwa sejak kompetisi tersebut bergulir selama 34 tahun, hanya terdapat 12 manajer kulit hitam yang menjabat secara permanen. Foto Chelsea.
Data Premier League menunjukkan bahwa sejak kompetisi tersebut bergulir selama 34 tahun, hanya terdapat 12 manajer kulit hitam yang menjabat secara permanen. Foto Chelsea.

Thephrase.id - Penunjukan Liam Rosenior sebagai pelatih kepala Chelsea menandai babak baru bagi The Blues setelah kepergian Enzo Maresca dari kursi manajer pada beberapa waktu lalu.

Rosenior, yang berusia 41 tahun itu, sebelumnya menjabat sebagai pelatih Strasbourg, klub yang berada dalam jaringan kepemilikan BlueCo milik Todd Boehly dan Clearlake Capital yang juga menaungi Chelsea.

Momen tersebut mendapat perhatian luas karena Rosenior menjadi bagian dari sejarah representasi di level tertinggi sepak bola Inggris, terutama dalam konteks keberagaman pelatih di Premier League.

Paul Canoville, yang mencatat sejarah sebagai pemain kulit hitam pertama Chelsea pada 1982, menyampaikan pandangannya terkait penunjukan Rosenior sebagai pelatih kepala klub yang pernah ia bela.

"Liam Rosenior adalah pelatih berkualitas yang memahami sepak bola secara menyeluruh, dan itu yang paling penting, saya ingin mendoakan yang terbaik untuk dia dan stafnya, tetapi sebagai pemain kulit hitam pertama Chelsea, saya tidak jujur jika mengatakan momen ini tidak menggerakkan perasaan saya," tegasnya dilansir dari BBC.

Canoville juga menyoroti latar belakang Rosenior yang tumbuh dan berkembang di lingkungan sekitar London, yang menurutnya memiliki makna simbolik bagi komunitas dan generasi muda.

"Apa yang benar-benar terasa bagi saya tentang Liam adalah ia tumbuh dan bermain tidak jauh dari sini, ia memahami komunitas ini, dan ketika anak-anak melihat seseorang seperti Liam melatih klub mereka, seseorang yang terlihat seperti mereka dan berasal dari lingkungan yang sama, itu menunjukkan bahwa jalan itu ada,' bebernya.

Data Premier League menunjukkan bahwa sejak kompetisi tersebut bergulir selama 34 tahun, hanya terdapat 12 manajer kulit hitam yang menjabat secara permanen, dengan Ruud Gullit menjadi pelatih kulit hitam pertama saat ditunjuk Chelsea pada 1996.

Paul Ince kemudian mencatat sejarah sebagai manajer kulit hitam Inggris pertama di kasta tertinggi pada 2008 bersama Blackburn Rovers, sementara saat ini Nuno Espirito Santo menjadi satu-satunya manajer kulit berwarna yang aktif di Premier League.

Laporan Black Footballers Partnership 2023 mencatat bahwa 43 persen pemain Premier League berasal dari latar belakang kulit hitam, namun analisis Kick It Out menunjukkan hanya 3,2 persen jajaran dewan dan manajemen senior klub berasal dari kelompok etnis beragam.

Kick It Out juga mencatat bahwa hanya 2 persen pelatih senior dan 5 persen dari seluruh peran kepelatihan di 11 klub Premier League berasal dari latar belakang etnis beragam.

"Dia jelas telah menerobos batas dengan diumumkan sebagai pelatih Chelsea, dan kami ingin melihat lebih banyak hal seperti ini karena kami tahu banyak talenta luar biasa yang hanya membutuhkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka," ucap CEO Kick It Out, Samuel Okafor.

Selain aspek keberagaman, Rosenior juga menjadi manajer Inggris keempat yang menjabat secara permanen di Premier League saat ini, bergabung dengan Sean Dyche, Eddie Howe, dan Scott Parker, di tengah dominasi pelatih lokal di liga-liga top Eropa lainnya.

Ayahnya, Leroy Rosenior, merupakan mantan pemain Fulham, West Ham, dan Queens Park Rangers yang menerima MBE pada 2019 atas jasanya dalam memerangi diskriminasi, sementara Liam Rosenior sendiri dikenal vokal soal kesetaraan sejak masih aktif bermain.

Dalam berbagai tulisan dan wawancara, Rosenior menegaskan bahwa kesempatan di sepak bola harus diberikan berdasarkan kapasitas, sebuah prinsip yang juga ia tekankan saat berpamitan dari Strasbourg sebelum menandatangani kontrak enam setengah tahun bersama Chelsea.

"Dia berada di sana karena kapasitas dan kemampuannya, dan pesan yang dikirimkan kepada generasi sekarang dan mendatang adalah bahwa jalan menuju puncak manajemen sepak bola terbuka bagi siapa pun," kata mantan kapten Chelsea, Paul Elliott.

Daftar Pelatih Kulit Hitam di Premier League

1. Ruud Gullit - Pelatih Chelsea (1996–1998) dan kemudian Newcastle United (1998–1999).

2. Chris Hughton - Menjabat sebagai manajer di beberapa klub termasuk Newcastle United, Norwich City, dan Brighton.

3. Jean Tigana - Pelatih Fulham di Premier League.

4. Paul Ince - Manajer Blackburn Rovers pada 2008, dikenal sebagai manajer kulit hitam Inggris pertama di Premier League.

5. Darren Moore - Menangani West Bromwich Albion di era Premier League. 
Goal

6. Terry Connor - Pernah menjabat sebagai pelatih kepala sementara (caretaker) di Wolverhampton Wanderers.

7. Nuno Espírito Santo - Melatih Wolverhampton Wanderers dan kemudian Tottenham Hotspur di Premier League.

8. Hayden Mullins - Menjabat sebagai pelatih kepala sementara di Watford ketika klub berada di Premier League.

9. Chris Ramsey - Pelatih Queens Park Rangers saat klub berada di Premier League.

10. Patrick Vieira - Manajer Crystal Palace untuk musim 2021–2023 di Premier League.

11. Vincent Kompany - Pelatih Burnley di Premier League setelah membawa tim promosi.

12. Liam Rosenior - Ditunjuk sebagai manajer Chelsea, menjadikannya bagian dari daftar manajer kulit hitam di Premier League.

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic