religion

Do’a untuk Mengambil Keputusan yang Tepat

Penulis Zuhri Ibrahim
Jun 12, 2026
(Dok. Ilustrasi)
(Dok. Ilustrasi)

ThePhrase.id - Hidup terkadang memberikan pilihan-pilihan sulit, seperti: apakah menerima pekerjaan ini atau tunggu kesempatan yang lebih baik. Menikahi orang ini atau menolak. Pindah ke kota baru atau tetap di tempat yang sekarang. Pikiran-pikiran tersebut berputar sedangkan setiap pilihan memiliki risiko. Shalat istikharah telah dilakukan tetapi masih diliputi keraguan.

 

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada sepupunya sekaligus menantunya Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu sebuah doa yang setidaknya dapat membantu menghilangkan kebingungan.

 

Doa ini bersumber dari hadits riwayat Imam Muslim, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Sayyidina Ali. Kata beliau: Rasulullah mengatakan kepada saya, ucapkanlah:

 

اللَّهُمَّ اهْدِنِي وَسَدِّدْنِي وَاذْكُرْ بِالْهُدَى هِدَايَتَكَ الطَّرِيقَ وَالسَّدَادِ سَدَادَ السَّهْمِ

 

(Allaahummahdinii wa saddidnii wazkur bil hudaa hidayatakat thariiqa was sadaadi sadaadas sahmi)’”

 

Artinya: 

”Ya Allah, tunjukkanlah kepadaku jalan yang benar dan jadikanlah aku teguh pada jalan yang lurus, ingatkanlah dengan petunjuk seperti petunjuk-Mu ke jalan yang lurus, dan dengan penegakan seperti tegaknya busur panah.”

 

Atau doa yang lebih singkat, cukup mengatakan:

 

اللَّهُمَّ اهْدِنِي وَسَدِّدْنِي

 

(Allahummahdinii wa saddidnii)

 

Artinya:

“Ya Allah, tunjukkanlah kepadaku jalan yang benar dan jadikanlah aku teguh pada jalan yang lurus.”

 

Doa ini diajarkan oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Ali bin Abi Thalib. Saat itu Beliau harus membuat banyak sekali keputusan sebagai seorang pemimpin, hakim, dan suami. Rasulullah tidak memberikan doa yang panjang. Beliau hanya memberikan dua kata ringkas yang mencakup semuanya. 

 

Berapa kali sebaiknya membaca doa ini?

 

Tidak ada jumlah pasti yang ditetapkan untuk membaca doa ini oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

 

Namun sebaiknya, bacalah doa ini sesering mungkin setiap kali akan mengambil atau menghadapi keputusan, baik keputusan besar maupun kecil.

 

Pilihlah waktu-waktu di mana doa paling mungkin dikabulkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala, seperti pada sepertiga malam terakhir atau antara adzan dan iqamah. 

(Z. Ibrahim)

 

 

Tags Terkait

-

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic