religionDoa-Doa Islam

Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriyah 1 Muharram

Penulis Zuhri Ibrahim
Jun 10, 2026
Selamat Tahun Baru 1 Muharram 1448 Hijriyah (Foto: Naugitour/IG)
Selamat Tahun Baru 1 Muharram 1448 Hijriyah (Foto: Naugitour/IG)

ThePhrase.id - Tahun 1447 Hijriyah akan segera berganti seiring berakhirnya bulan Dzulhijjah. Dengan demikian, umat Islam akan memasuki Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah. Menjelang pergantian tahun tersebut, kaum Muslimin dianjurkan untuk melakukan muhasabah (introspeksi diri), memperbanyak amal ibadah guna meningkatkan kualitas spiritual di tahun yang baru dan juga memanjatkan doa.

Meski terdapat perbedaan pendapat mengenai riwayat khusus yang menjelaskan doa awal tahun dan akhir tahun Hijriyah, para ulama sepakat bahwa berdoa merupakan ibadah yang sangat dianjurkan kapan pun dan di mana pun.

Dengan berdoa, kita memohon kepada Allah agar diberi perlindungan, keberkahan dan kekuatan untuk menghadapi tantangan di masa depan.

Bacaan Doa Akhir Tahun

Doa akhir tahun yang banyak diamalkan oleh kaum Muslimin, dibaca sebanyak 3 kali sebelum masuk waktu maghrib pada hari terakhir bulan Dzulhijjah.

 

اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ

(Allahumma maa ‘amiltu min ‘amalin fi haadzihis sanati maa nahaitanii ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fiihaa ‘alayya bi fadhlika ba‘da qudratika ‘alaa ‘uquubatii, wa da‘autanii ilat taubati min ba‘di jaraa’atii ‘alaa ma‘shiyatik. Fa innii astaghfartuka, faghfiriiî wa maa ‘amiltu fiihaa mimmaa tardhaa, wa wa‘adtanii ‘alaihits tsawaaba, fa’as’aluka an tataqabbala minnii wa laa taqtha‘ rajaa’ii minka yaa kariim).

Artinya: “Wahai Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini termasuk yang Engkau larang, sementara aku belum sempat bertaubat, perbuatanku yang Engkau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Engkau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Engkau perintahkan untuk taubat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Tuhanku, aku berharap Engkau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah Engkau membuatku putus asa. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”

 

Secara umum, doa ini berisi permohonan ampun atas dosa dan kesalahan yang dilakukan selama setahun terakhir. Karena itu, banyak ulama menganjurkan agar pembacaan doa awal tahun dan akhir tahun Hijriyah ini disertai dengan memperbanyak istighfar dan taubat yang sungguh-sungguh.

Bacaan Doa Awal Tahun Hijriyah

Setelah memasuki waktu Maghrib yang menandai masuknya bulan Muharram, umat Islam biasanya membaca doa awal tahun yang diulang sebanyak 3 kali.

Bacaan yang umum diamalkan adalah:

 

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

(Allaahumma antal abadiyyul qadiimul awwal, wa ‘alaa fadhlikal ‘azhiimi wa kariimi juudikal mu’awwal, wa hadzaa ‘aamun jadiidun qad aqbala, as-alukal ‘ishmata minasy syaithaani wa auliyaa-ihii, wal ‘auna ‘alaa haadzihin nafsil ammaarati bis suu’, wal isytighaala bimaa yuqarribunii ilaika zulfaa yaa dzal jalaali wal ikraam.

Artinya: “Ya Tuhanku, Engkau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, engkau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.”

 

Ketika memasuki tahun baru Hijriyah, banyak orang membuat target baru. Ada yang ingin lebih rajin shalat berjamaah, memperbaiki bacaan Al-Qur’an, mengurangi kebiasaan buruk, hingga meningkatkan kualitas ibadah.

Doa awal tahun menjadi pengingat bahwa perubahan terbaik bukan hanya soal target duniawi, tapi juga kedekatan kepada Allah subhanahu wa ta’ala. (Z. Ibrahim)

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic