religionDoa-Doa Islam

Doa dan Petunjuk Nabi SAW tentang Kapan Datangnya Lailatul Qadar

Penulis Zuhri Ibrahim
Mar 10, 2026
Malam Qadar, Malam yang Lebih Baik dari Seribu Bulan. (Foto: Istimewa)
Malam Qadar, Malam yang Lebih Baik dari Seribu Bulan. (Foto: Istimewa)

ThePhrase.id - Malam seribu bulan, demikian kita biasa menyebutnya untuk sebuah malam yang sangat istimewa, malam yang ditunggu-tunggu oleh seluruh umat Islam khususnya orang-orang beriman.

Arti Lailatul Qadar

Secara harfiyah, lailaltul qadar artinya malam ketentuan atau kemuliaan. Disebut malam ketentuan karena malam tersebut adalah malam dicatatnya atau ditetapkannya takdir tahunan setiap hamba Allah. 

Seorang ulama besar Mazhab Syafi’i, Imam An-Nawawi rahimahullahu mengatakan: dinamai lailatul qadar karena di malam tersebut ditulis oleh para malaikat catatan tentang takdir, rezeki dan ajal yang terjadi pada tahun tersebut. Hal ini sebagaimana firman Allah subhanahu wa ta’ala,

فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرحَكِيمٍ

Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah”. (QS. Ad-Dukhan: 4)

 

Menurut Imam An-Nawawi, “segala urusan” yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah takdir dalam setahun.

Dinamai pula malam kemuliaan, karena di malam tersebut Allah subhanahu wa ta’ala menurunkan al-Qur’anul Karim dari Lauhul Mahfudz ke langit dunia. 

اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ

“Sesungguhnya Kami menurunkannya (al-Qur’an) pada malam Lailatul Qadar.” (QS. Al-Qadr: 1)

 

Juga lailatul qadar disebut malam penuh rahmat karena malam itu Jibril alaihissalam dan para malaikat lainnya turun ke bumi sampai dengan terbitnya fajar sehingga bumi dipenuhi oleh malaikat-malaikat Allah karena sebab keagungan lailatul qadar ini.

 

تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ

Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan”. (QS. Al-Qadr: 4)

 

Kapan Lailatul Qadar itu Datang?

Yang paling dapat dipastikan bahwa lailatul qadar itu pasti terjadi di bulan Ramadan. Karena malam qadar adalah malam di mana Allah menurunkan al-Qur’an, sedangkan turunnya al-Qur’an terjadi pada bulan Ramadan, sebagaimana firman Allah SWT: 

 

شَهْرُرَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ

“Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan al-Qur'an.” (QS. Al Baqarah: 185)

 

Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi kisi-kisi yang lebih khusus, seperti sabda Beliau:

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِفِي الْعَشْرِالأَوَاخِرِمِنْ رَمَضَانَ

“Carilah Lailatul Qadar pada 10 malam terakhir di bulan Ramadan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

Orang-orang masih penasaran di antara 10 malam terakhir Ramadan itu, dimanakah waktu terjadinya malam qadar? Rasulullah memberikan keterangan yang lebih spesifik lagi. Keterangan dari Rasulullah SAW sebagaimana pada hadits Beliau mengatakan:

تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِفِي الْوِتْرِمِنَ الْعَشْرالأَوَاخِرِمِنْ رَمَضَانَ

“Carilah Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil pada 10 malam yang terakhir di bulan Ramadan.” (HR. Bukhari)

 

Hikmah Dirahasiakannya Lailatul Qadar

Lailatul qadar termasuk malam yang dirahasiakan. Ulama menjelaskan bahwa faedah dibalik dirahasiakannya malam qadar adalah agar kaum muslimin memperbanyak kebaikan-kebaikan sepanjang Ramadan. Karena mereka yang mencari keutamaan lailatul qadar dan tidak tahu kapan terjadinya malam qadar itu, maka mereka akan bersungguh-sungguh sepanjang waktu bahkan dianggapnya setiap malam itulah lailatul qadar. Sehingga setiap malam mereka senantiasa berusaha untuk serius, benar-benar mencari dan menghidupkan malam-malam tersebut.

2 Amalan Pokok Untuk Meraih Rahasia Lailatul Qadar

Pertama: berbentuk amalan spesifik yang disebutkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yakni dengan mendirikan shalat.

Sebagaimana dalam hadist, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: 

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إيْمَا نًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang menghidupkan bulan suci Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharapkan ampunan Allah, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya di masa lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

Sehingga Rasulullah bahkan membangunkan istrinya, anak-anak dan menantunya untuk menghidupkan malam-malam dari 10 malam terakhir bulan Ramadan.

Kedua: membaca doa sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

Doa malam lailatul qadar didapatkan dari riwayat Ummul Mukminin: Aisyah radhiyallahu ‘anha ketika bertanya kepada Nabi:

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَىُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا قَالَ قُولِى اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى 

 

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, "Beliau berkata: aku pernah bertanya kepada Rasulullah, seandainya aku bertepatan dengan malam Lailatul Qadar, doa apa yang aku katakan?"

 

Beliau (Rasulullah) berkata, "Katakan: 

اللَّهُمَّإِنَّكَعَفُوٌّتُحِبُّالْعَفْوَفَاعْفُعَنِّي

 (Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii)

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, dan Engkau menyukai maaf, maka maafkan aku." (HR. Tirmidzi).

 

Itulah doa yg diajarkan Nabi untuk dipanjatkan pada malam-malam penantian lailatul qadar.

Semoga Allah senantiasa menetapkan hati kita dalam taqwa, sehingga meringankan kita dalam menghidupkan malam-malam Ramadan untuk mendapatkan keberkahan dan kemuliaan lailatul qadar. Semoga kita juga mendapatkan ketetapan dan catatan dari malaikat berupa takdir baik dan keberuntungan di tahun-tahun yang akan datang. (Z. Ibrahim)

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic