religion

Doa Saat Terjadi Angin Kencang

Penulis Zuhri Ibrahim
Jan 21, 2026
Ilustrasi angin kencang. (Foto: Freepik)
Ilustrasi angin kencang. (Foto: Freepik)

ThePhrase.id - Saat ini musim penghujan masih berlangsung, khususnya di sebagian besar wilayah Indonesia. Hujan yang turun terkadang sangat ekstrim dan disertai pula angin kencang yang bertiup dengan kecepatan tinggi. Hal tersebut adakalanya membawa dampak buruk yang tak terduga bahkan menimbulkan kekhawatiran akan akibat yang terjadi karena fenomena angin kencang tersebut.

Beberapa kerugian yang disebabkan oleh terjadinya angin kencang, seperti kerusakan rumah dan bangunan, infrastruktur akibat pohon tumbang, gangguan transportasi dan jalanan tertutup, dampak ekonomi nelayan karena tidak bisa berlayar, resiko cedera bahkan kematian terhadap manusia dan hewan.

Atas pertimbangan dampak resiko yang ditimbulkan oleh terjadinya angin kencang, sebagai manusia beriman tentu segala sesuatunya dikembalikan kepada Zat Yang Maha Kuasa: Allah subhanahuu wa ta’alaa untuk memohon perlindungan agar diselamatkan dan terhindar dari segala hal yang tidak diinginkan.

Angin adalah rahmat dan makhluk ciptaan Allah, maka Rasulullah shallallhu ‘alaihi wa sallam mengingatkan kepada umatnya untuk tidak pernah mencela angin. 

Nabi shallallhu ‘alaihi wa sallam bersabda:

 

لا تَسُبُّوا الرّيحَ، فإنْ رأيْتُمْ ما تَكْرَهُونَ فَقُولوا

“Janganlah kalian mencaci angin. Apabila kalian melihat sesuatu dari angin yang tidak kalian sukai,” maka ucapkanlah doa ini:

Doa Pertama

اللَّهُمَّ إنَّا نَسْألُكَ مِنْ خَيْرِ هَذِهِ الرّيحِ، وخَيْرِ ما فِيها، وَخَيْرِ ما أُمِرَتْ بِهِ، وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرّ هَذِهِ الرّيحِ وَشَرّ ما فِيها وَشَرّ ما أُمِرَتْ بِهِ

Allaahumma innaa nas’aluka min khairi haadzhihir-riiḥi, wa khairi maa fiihaa, wa khairi maa umirat bihii, wa na‘uudzu bika min syarri haadzhihir-riiḥi, wa syarri maa fiihaa, wa syarri maa umirat bihii.

 

Artinya; “Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan apa yang ada di dalamnya, dan kebaikan tujuan yang dengannya ia diperintahkan. Dan kami berlindung kepada-Mu dari kejahatan angin ini, kejahatan apa yang ada di dalamnya, dan kejahatan tujuan yang dengannya ia diperintahkan.” (HR. At-Tirmidzi)

 

Atau doa alternatif lainnya yang lebih ringkas ketika terjadi angin kencang yaitu:

Doa Kedua

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا

Allahumma innii as’aluka khairahaa wa a’uudzubika min syarriha

Artinya: “Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya.” (HR. Abu Dawud)

 

Hadits di atas mengajarkan adab ketika menghadapi fenomena alam seperti angin kencang. Rasulullah melarang umatnya untuk mencaci angin karena ia hanyalah makhluk Allah yang tunduk pada perintah-Nya. Sehingga, umat Islam dianjurkan untuk berdoa dan berlindung kepada Allah agar angin tersebut membawa kebaikan, bukan membawa bencana. (Z. Ibrahim)

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic