
ThePhrase.id - Dunia musik kembali kehilangan salah satu ikonnya. Dolly Parton meninggal dunia pada Selasa, 25 Agustus 2026, di usia 80 tahun setelah menjalani perjuangan singkat melawan kanker.
Kabar duka tersebut dikonfirmasi perwakilan keluarga Parton kepada PEOPLE. Dalam pernyataannya, keluarga menyebut pelantun “Jolene” itu meninggal di Vanderbilt-Ingram Cancer Center, Nashville, Tennessee, dengan orang-orang terkasih berada di sisinya.
Sebelum meninggal, Dolly Parton diketahui sempat menjalani perawatan di rumah sakit tersebut sejak Jumat, 21 Agustus. Dalam beberapa waktu terakhir, ia menghadapi sejumlah masalah kesehatan, termasuk gangguan ginjal dan kondisi autoimun.
Diketahui, selama lebih dari lima dekade berkarier, Dolly Parton tidak hanya dikenal sebagai penyanyi country, tetapi juga sebagai penulis lagu, aktris, produser, dan filantropis. Ia tercatat sebagai artis country perempuan dengan penjualan terbesar sepanjang masa, dengan lebih dari 160 juta album terjual di seluruh dunia.
Dolly Parton memulai karier musiknya melalui album Hello, I’m Dolly pada 1967. Sejak saat itu, ia melahirkan berbagai lagu ikonik seperti “I Will Always Love You”, “9 to 5”, dan “Jolene”. Kiprahnya di dunia hiburan juga membawanya ke layar lebar lewat 9 to 5 dan Steel Magnolias.
Selain sebagai legenda musik, Dolly Parton juga dikenal karena kedekatannya dengan generasi muda. Ia merupakan godmother atau ibu baptis dari penyanyi Miley Cyrus, yang juga merupakan putri dari Billy Ray Cyrus. Keduanya memiliki hubungan dekat selama bertahun-tahun, bahkan Dolly Parton beberapa kali tampil dalam Hannah Montana dan berkolaborasi dengan Cyrus di berbagai kesempatan.
Namun, warisan Dolly Parton tidak berhenti di dunia musik dan hiburan. Melalui program Dolly Parton’s Imagination Library, ia mendukung literasi anak dengan mendistribusikan ratusan juta buku. Ia juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan penelitian, termasuk memberikan donasi yang membantu pengembangan vaksin COVID-19.
Kepergian Dolly Parton memicu duka dari berbagai kalangan. Sir Paul McCartney mengenangnya sebagai “magnificent star”, sementara Sir Elton John menyebutnya sebagai sosok seniman yang “unik dan tak tergantikan”. Oprah Winfrey juga mengenang Parton sebagai sosok yang “membawa cahaya” bagi banyak orang.
Ucapan duka turut datang dari sesama musisi seperti Reba McEntire, Keith Urban, Kacey Musgraves, Blake Shelton, hingga Eminem, serta sejumlah tokoh hiburan seperti Seth MacFarlane, Keke Palmer, Jamie Lee Curtis, dan Donatella Versace.
Kepergian Dolly Parton terjadi sekitar 17 bulan setelah suaminya, Carl Dean, meninggal dunia pada Maret 2025. Keduanya telah menikah selama hampir 60 tahun. Dean dikenal memilih hidup jauh dari sorotan, tetapi tetap menjadi sosok yang mendukung karier Dolly Parton dari belakang layar.
Kini, setelah lebih dari setengah abad menghibur dunia, Dolly Parton meninggalkan warisan yang jauh melampaui musik. Lagu-lagunya, karya-karyanya, hubungan yang ia bangun dengan banyak orang, serta berbagai upaya filantropinya membuat sosok Dolly Parton dikenang oleh lintas generasi. [nadira]