sportPiala Dunia 2026

Dominasi Rodri, Eksekusi Dingin Mikel Oyarzabal: Spanyol Pulangkan Prancis dan Lolos ke Final Piala Dunia 2026

Penulis Ahmad Haidir
Jul 15, 2026
Timnas Spanyol lolos ke babak final Piala Dunia 2026. Foto X Timnas Spanyol.
Timnas Spanyol lolos ke babak final Piala Dunia 2026. Foto X Timnas Spanyol.

Thephrase.id - Timnas Spanyol memastikan tempat di partai puncak Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Timnas Prancis 2-0 pada semifinal yang berlangsung di Arlington, Texas, Rabu, 15 Juli 2026 dini hari WIB, sekaligus melanjutkan tren kemenangan atas Les Bleus dalam tiga pertemuan terakhir di turnamen besar.

Hasil tersebut membuat skuad asuhan Luis de la Fuente kembali mengalahkan Timnas Prancis setelah sebelumnya menang pada semifinal Euro 2024 dan semifinal UEFA Nations League 2025, sekaligus menggagalkan ambisi Les Bleus bermain di final Piala Dunia untuk ketiga edisi secara beruntun.

Timnas Spanyol membuka keunggulan melalui eksekusi penalti Mikel Oyarzabal pada babak pertama setelah Lamine Yamal dilanggar di kotak terlarang, sebelum Pedro Porro menggandakan keunggulan pada awal babak kedua untuk memastikan kemenangan 2-0.

"Kami memberikan segalanya demi bisa lolos ke final. Kami tahu tim ini sangat kuat dan kami sedang melakukan banyak hal dengan sangat baik. Ini adalah keberhasilan tim, bukan tentang saya," beber Pedro Porro dilansir ESPN.

Situasi Timnas Prancis semakin sulit ketika William Saliba harus meninggalkan lapangan akibat mengalami cedera punggung pada menit ke-30 dan posisinya digantikan Maxence Lacroix. Sementara permainan kolektif Timnas Spanyol berhasil membatasi pengaruh Michael Olise, Kylian Mbappe, serta Ousmane Dembele sepanjang pertandingan.

Rodri menjadi sosok penting di lini tengah La Roja berkat kemampuannya memutus serangan lawan sekaligus menjaga ritme permainan sehingga Timnas Spanyol mampu mempertahankan kendali laga sejak awal hingga akhir.

"Ini adalah hasil kerja keras seluruh tim. Hari ini kami menampilkan performa terbaik sepanjang Piala Dunia. Timnas Prancis adalah lawan yang sangat kuat dan bisa menghukum Anda dari mana saja, tetapi semua pemain kami mampu bermain di level yang dibutuhkan," tegas Rodri.

"Saya sudah mengatakan sebelumnya bahwa kami menunjukkan karakter sebagai tim yang matang dalam momen-momen besar, dan inilah saat yang paling penting. Ketenangan menjadi kunci karena dalam laga seperti ini Timnas Prancis bisa menghukum Anda kapan saja," lanjutnya.

Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, mencoba mengubah jalannya pertandingan pada awal babak kedua dengan memasukkan Manu Kone menggantikan Adrien Rabiot serta memberikan kesempatan kepada Desire Doue.

Akan tetapi, tekanan tinggi Timnas Spanyol dan sejumlah penyelamatan penting Unai Simon membuat Les Bleus kesulitan menciptakan peluang bersih.

Kekalahan ini mengakhiri perjalanan Timnas Prancis di Piala Dunia 2026 sekaligus menghentikan peluang Mbappe menyalip perolehan gol Lionel Messi dalam persaingan sepatu emas. Keduanya sama-sama mengoleksi delapan gol, sementara Harry Kane dan Messi masih berpeluang menambah catatan gol pada semifinal lainnya.

Berkat kemenangan tersebut, Timnas Spanyol menyamai rekor Timnas Italia dengan 37 pertandingan beruntun tanpa kekalahan serta memastikan penampilan kedua di final Piala Dunia. Sedangkan Timnas Prancis akan menghadapi tim yang kalah pada semifinal antara Timnas Inggris dan Timnas Argentina dalam perebutan peringkat ketiga.

"Hasil ini sangat berarti karena baru dua kali kami mencapai final Piala Dunia sepanjang sejarah, dan sekarang kami ingin menjadi juara dunia. Kami akan beristirahat lebih dulu lalu melihat apa yang masih bisa kami tingkatkan karena kami ingin memenangkan pertandingan berikutnya," tutup Rodri. 

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic