sportPiala Dunia 2026

Donald Trump Turun Gunung, Pasang Badan untuk Gianni Infantino yang Terancam Dilengserkan dari Presiden FIFA

Penulis Ahmad Haidir
Aug 12, 2026
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan dukungannya kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang tengah menghadapi tekanan. Foto Instagram Gianni Infantino.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan dukungannya kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang tengah menghadapi tekanan. Foto Instagram Gianni Infantino.

Thephrase.id - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan dukungannya kepada Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang tengah menghadapi tekanan setelah polemik seputar proposal FIFA Forward Enterprise (FFE).

Pernyataan tersebut disampaikan Trump melalui media sosial beberapa waktu setelah UEFA, Concacaf, dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mengeluarkan surat terbuka yang menyoroti kepemimpinan Infantino.

FFE merupakan proposal pembentukan perusahaan baru yang akan mengelola hak komersial dan penjualan tiket seluruh kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia, dengan rencana pelepasan 21 persen saham kepada perusahaan investasi swasta.

Dukungan Trump menjadi komentar publik pertamanya terkait isu tersebut sejak rencana FFE mencuat pada 28 Juli 2026.

"FIFA akan membuat kesalahan besar jika, dengan alasan apa pun, mereka bahkan mempertimbangkan untuk mengganti Presiden Gianni Infantino," tulis Trump.

"Ia luar biasa setelah memimpin penyelenggaraan Piala Dunia paling sukses sepanjang sejarah, bahkan empat kali lebih sukses dibanding sebelumnya. Jika ia pergi, turnamen itu tidak akan pernah lagi sesukses atau seuntung sekarang," lanjut Trump.

Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko berakhir dengan Timnas Spanyol keluar sebagai juara setelah mengalahkan Timnas Argentina pada partai final.

Sebelumnya, saat pertama kali menanggapi polemik FFE pada 31 Juli 2026, Trump mengaku belum berbicara langsung dengan Infantino mengenai proposal tersebut.

Kelompok investor yang diproyeksikan menjadi bagian dari FFE dipimpin oleh Thrive Eternal, perusahaan modal ventura asal Amerika Serikat yang didirikan Joshua Kushner.

Joshua Kushner merupakan saudara dari Jared Kushner yang dikenal sebagai menantu Donald Trump.

Di tengah polemik yang berkembang, UEFA bahkan mengancam akan memboikot seluruh kompetisi FIFA serta membuka kemungkinan menempuh jalur hukum terkait gagalnya implementasi rencana FFE.

Surat bersama yang diterbitkan UEFA, Concacaf, dan AFC menyebut adanya pelanggaran kepercayaan dalam tata kelola organisasi, meski tidak secara langsung menyebut nama Infantino sebagai pihak yang dimaksud.

"Ketika kepercayaan dirusak melalui penipuan, ketika seseorang menempatkan dirinya di atas kepentingan kolektif yang telah memberinya kewenangan, maka tanggung jawab itu telah ditinggalkan," bunyi pernyataan bersama UEFA, Concacaf, dan AFC. 

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic