
Thephrase.id - Timnas Inggris menghadapi Timnas Spanyol dalam lanjutan UEFA Nations League 2026-2027 di Wembley pada Sabtu, 26 September 2026. Pertandingan tersebut memperlihatkan bahwa keberanian bermain terbuka harus diimbangi dengan kontrol dan ketelitian saat menghadapi tim dengan kualitas teknis tinggi.
Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, sebelumnya berbicara mengenai pentingnya timnya untuk "merangkul kekacauan" dalam perjalanan pemulihan.
Akan tetapi, duel melawan juara dunia dan juara Eropa itu memperlihatkan bahwa permainan yang terlalu terbuka dapat menjadi persoalan ketika kesalahan kecil langsung dimanfaatkan lawan.
Timnas Spanyol mampu mengendalikan pertandingan melalui penguasaan bola dan sirkulasi operan yang teratur, sedangkan Timnas Inggris beberapa kali mencoba membangun serangan dengan pendekatan serupa meski tidak selalu memiliki kualitas teknis seperti lawannya.
Timnas Inggris bahkan sempat tertinggal cepat ketika Marc Guehi melakukan kesalahan pada awal pertandingan yang membuat Lamine Yamal mendapatkan peluang untuk membawa Timnas Spanyol unggul sebelum pertandingan berjalan dua menit.
Sementara Ferran Torres dua kali nyaris menambah keunggulan setelah golnya dianulir karena offside dan tembakannya dihentikan James Trafford.
Tekanan Timnas Spanyol terus berlanjut pada awal pertandingan, tetapi Timnas Inggris mampu memanfaatkan peluang yang datang untuk berbalik unggul sebelum jeda melalui Anthony Gordon dan Harry Kane.
Dengan Gordon mencetak gol penyama kedudukan lewat penyelesaian yang tenang sebelum Kane membawa Timnas Inggris memimpin melalui sundulan yang berubah arah setelah mengenai pemain lawan.
Momentum tersebut kembali berubah setelah turun minum ketika Kane gagal mengeksekusi penalti akibat terpeleset sehingga bola mengenai kakinya dua kali dan membentur mistar.
Sebelum kesalahan lain dilakukan Timnas Inggris yang memungkinkan Alex Baena menyamakan kedudukan setelah Nico O'Reilly kehilangan bola dalam proses terjadinya gol.
Timnas Spanyol memastikan kemenangan melalui Mikel Oyarzabal pada menit ke-74, pemain yang juga mencetak gol kemenangan Timnas Spanyol atas Timnas Inggris pada final Euro 2024 di Berlin.
Timnas Inggris kembali mengalami kekalahan setelah sebelumnya juga memimpin melalui gol Gordon ketika menghadapi Timnas Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026.
Kekalahan tersebut turut menyoroti persoalan di lini belakang Timnas Inggris, dengan Guehi dan O'Reilly melakukan kesalahan yang berujung gol.
Sementara Jarell Quansah yang dipercaya mengisi posisi bek kanan juga bermain tidak meyakinkan setelah mendapatkan kesempatan di depan Trent Alexander-Arnold yang kembali masuk dalam skuad.
Di sisi lain, Anthony Gordon dan Jude Bellingham menjadi dua pemain Timnas Inggris yang tampil menonjol, dengan Gordon memberikan ancaman melalui pergerakan dan kecepatannya serta mencetak gol penyama kedudukan.
Sedangkan Bellingham terus mendorong permainan Timnas Inggris ke depan meski timnya akhirnya harus menerima kekalahan.
"Saya tidak yakin ada banyak kekacauan, kami melakukan pemulihan bola tinggi dalam jumlah yang luar biasa di area lawan, saya pikir 15 kali lebih banyak daripada Timnas Spanyol dan secara keseluruhan saya pikir ada 15 kali pada babak pertama, hal itu hanya bisa dilakukan menghadapi tim seperti Timnas Spanyol jika kami bermain satu lawan satu, jadi kami sangat berani," tegas Tuchel dilansir BBC.
"Pertahanan dan blok rendah kami sangat baik, kecuali gol ketiga ketika kami ditembus melalui tengah, hal seperti ini biasanya tidak boleh terjadi, secara ofensif saya pikir kami bermain dengan struktur yang jelas, kami mencoba mengalihkan permainan dari satu sisi ke sisi lain dan berusaha menaikkan posisi bek sayap untuk membuat perbedaan dan mereka melakukannya, ada banyak hal positif, tetapi sayangnya tidak menghasilkan kemenangan," beber Tuchel.