
Thephrase.id - Krisis yang melibatkan Cristiano Ronaldo dan Timnas Portugal memasuki babak baru setelah Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) dilaporkan berencana menggelar pertemuan dengan sang kapten untuk mencari jalan keluar dari situasi yang berkembang.
Menurut laporan Marca, pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada pekan depan dengan persetujuan Ronaldo, sementara FPF ingin mempertemukan berbagai pihak yang terlibat, termasuk pelatih Timnas Portugal, Jorge Jesus.
Langkah tersebut diambil setelah Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal di Kopenhagen menjelang pertandingan UEFA Nations League 2026-2027 melawan Timnas Denmark, setelah Jesus memastikan sang penyerang tidak akan menjadi starter.
FPF disebut ingin meredakan ketegangan yang muncul sekaligus menjaga agar karier internasional Ronaldo tidak berakhir secara mendadak setelah serangkaian peristiwa yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Federasi Portugal juga menilai Ronaldo, yang tercatat sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola internasional, layak mendapatkan penghormatan dan kesempatan untuk menentukan sendiri kapan harus mengakhiri perjalanan bersama negaranya.
Ronaldo meninggalkan skuad setelah sebelumnya berbicara dengan Presiden FPF, Pedro Proenca, yang disebut sempat berusaha membujuknya untuk tetap berada di Kopenhagen sebelum sang pemain akhirnya kembali ke hotel, mengambil barang-barangnya, dan terbang menggunakan pesawat pribadi menuju Madrid.
FPF tidak membahas keputusan sang pemain dan hanya menegaskan bahwa seluruh delegasi Timnas Portugal tetap berkonsentrasi menghadapi agenda berikutnya.
"Seluruh delegasi tim nasional terus sepenuhnya fokus pada agenda tim nasional berikutnya dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan," tegasnya.
Ronaldo menyampaikan bahwa dirinya akan menjelaskan alasan di balik keputusan meninggalkan tim nasional pada waktu yang dianggapnya tepat.
"Pada waktunya nanti, saya akan mengatakan kepada seluruh rakyat Portugal kebenaran mengenai alasan yang membuat saya meninggalkan tim nasional, yang selalu saya bela sepenuh hati, dan sekarang adalah waktunya untuk mendoakan Portugal serta seluruh rekan setim saya, tanpa terkecuali, semoga beruntung," bebernya.
Situasi tersebut kembali mengingatkan pada perselisihan Ronaldo dengan Manchester United pada 2022 ketika hubungannya dengan pelatih Erik ten Hag memburuk hingga kontraknya bersama klub Inggris tersebut diputus pada November tahun yang sama.
Dalam wawancara dengan Piers Morgan kala itu, Ronaldo mengatakan dirinya tidak memiliki rasa hormat kepada Ten Hag karena merasa sang pelatih tidak memberikan penghormatan yang sama kepadanya.
"Saya tidak menghormatinya karena dia tidak menunjukkan rasa hormat kepada saya, dan jika Anda tidak menghormati saya, saya tidak akan pernah menghormati Anda," tuturnya.
Kini, situasi di Timnas Portugal berkembang setelah Jesus memilih menggunakan Ronaldo secara terbatas meski keduanya sebelumnya pernah bekerja sama di Al-Nassr, sementara Portugal tetap mampu meraih kemenangan 4-2 atas Denmark tanpa kehadiran sang kapten.
Jesus menilai kualitas individu para pemain Timnas Portugal membuat timnya mampu menjalankan permainan sesuai dengan gagasan yang ingin diterapkan, sementara Vitinha menyebut Timnas Portugal terus berkembang setelah semakin memahami sistem permainan sang pelatih.
"Kami terus berkembang dan kenyataannya, semakin sering kami bekerja dengan pelatih, semakin kami memahami idenya, dan kami mengambil langkah maju dalam menyerang," katanya.
Ronaldo hingga kini telah mencetak 146 gol dalam 236 penampilan bersama Timnas Portugal, sehingga rencana pertemuan FPF dengan pemain berusia 41 tahun tersebut menjadi bagian dari upaya mencari penyelesaian atas situasi yang tengah terjadi di dalam tim nasional.