
Thephrase.id - Cristiano Ronaldo dijatuhi hukuman larangan bermain selama 30 hari dan denda sebesar 255 euro atau sekitar Rp5 juta oleh Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) setelah meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal pada September 2026.
Persoalan tersebut bermula ketika Ronaldo tidak mendapatkan kesempatan bermain saat Portugal menghadapi Timnas Norwegia dalam UEFA Nations League 2026-2027, sebelum mengetahui bahwa dirinya juga tidak masuk susunan pemain utama untuk pertandingan melawan Denmark pada 1 Oktober 2026.
Kapten Timnas Portugal berusia 41 tahun itu kemudian memilih meninggalkan skuad dan mengeluarkan pernyataan panjang yang menuding pelatih Jorge Jesus telah dua kali mengingkari janji kepadanya sehingga menimbulkan persoalan kepercayaan.
Ronaldo bahkan menyebut tindakan Jorge Jesus sebagai bentuk pelanggaran kepercayaan yang serius, meskipun sang pelatih membantah pernah membuat kesepakatan terkait kesempatan bermain dengan penyerang Al-Nassr tersebut.
Komite Disiplin FPF akhirnya menjatuhkan sanksi berupa skorsing 30 hari dan denda 255 euro, tetapi masa hukuman dihitung sejak pertandingan melawan Denmark pada 1 Oktober 2026 sehingga Ronaldo telah menjalani 19 hari dari total sanksinya.
Perhitungan tersebut membuat Ronaldo dipastikan tidak akan melewatkan pertandingan Timnas Portugal karena masa hukumannya berakhir sebelum laga UEFA Nations League menghadapi Denmark pada 14 November 2026 dan Timnas Wales tiga hari kemudian.
Dalam proses pemeriksaan, Komite Disiplin FPF mempertimbangkan penyesalan yang ditunjukkan Ronaldo melalui pernyataan tertulisnya, termasuk pengakuan atas tindakan meninggalkan tim dan permintaan maaf kepada rekan-rekan serta pendukung Timnas Portugal.
Ronaldo juga menyampaikan bahwa dirinya layak mendapatkan hukuman atas keputusan tersebut, sementara pihak federasi turut memperhitungkan kontribusi dan berbagai pencapaiannya sepanjang berkarier sebagai pesepak bola profesional.
Sebagai bagian dari pembelaannya, mantan pemain Manchester United, Real Madrid, dan Juventus itu menyerahkan daftar riwayat hidup yang memuat berbagai penghargaan serta prestasi individu maupun tim yang pernah diraihnya.
Meski hubungan Ronaldo dan Jorge Jesus sempat memanas akibat persoalan tersebut, sang pelatih tidak menutup kemungkinan untuk kembali memanggil pemain yang telah mengoleksi lima trofi Ballon d'Or itu ke Timnas Portugal.
Presiden FPF, Pedro Proenca, juga menyampaikan kepada media Portugal, Record, bahwa terdapat keinginan kuat untuk melihat Ronaldo kembali memperkuat tim nasional setelah persoalan disiplin yang menimpanya diselesaikan.
Sepanjang karier internasionalnya, Ronaldo telah mencatatkan 146 gol dari 234 penampilan bersama Timnas Portugal yang menjadi dua rekor dunia sepak bola putra, sekaligus membantu negaranya menjuarai Euro 2016 dan dua edisi UEFA Nations League.