sportPiala Dunia 2026

Drama Tiket Piala Dunia 2026: Iran Tetap Disambut di Amerika Serikat, Italia Tolak Tawaran Mentah-Mentah

Penulis Ahmad Haidir
Apr 24, 2026
Timnas Iran tidak akan digantikan Timnas Italia di Piala Dunia 2026. Foto Instagram Timnas Iran.
Timnas Iran tidak akan digantikan Timnas Italia di Piala Dunia 2026. Foto Instagram Timnas Iran.

Thephrase.id - Amerika Serikat memastikan bahwa para pemain Timnas Iran tetap akan diterima untuk tampil di Piala Dunia 2026, sekaligus menjauhkan pemerintah mereka dari usulan kontroversial yang menyebut Timnas Italia bisa mengambil tempat di turnamen tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, ketika isu mengenai keikutsertaan Timnas Iran terus memicu perdebatan menjelang turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Rubio menepis kabar bahwa pemerintah Amerika Serikat pernah meminta Timnas Iran untuk tidak datang ke Piala Dunia 2026. Akan tetapi ia mengakui bahwa pembatasan masuk masih mungkin diberlakukan kepada sebagian anggota delegasi yang dianggap memiliki hubungan dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC.

"Tidak ada seorang pun dari Amerika Serikat yang mengatakan mereka tidak boleh datang, masalah dengan Iran bukan para atletnya, melainkan beberapa orang lain yang ingin mereka bawa, sebagian di antaranya memiliki hubungan dengan IRGC, kami mungkin tidak bisa mengizinkan mereka masuk, tetapi bukan para atletnya sendiri," tegas Rubio.

Rubio juga menyatakan bahwa usulan agar Italia menggantikan Timnas Iran bukanlah sikap resmi pemerintah Amerika Serikat, melainkan hanya spekulasi yang berkembang di luar jalur pemerintahan.

"Saya tidak tahu dari mana itu berasal, selain spekulasi bahwa Iran mungkin memutuskan untuk tidak datang dan Italia akan mengisi tempat mereka, tetapi itu hanya terjadi jika mereka sendiri memutuskan untuk tidak datang," beber Rubio.

Wacana tersebut muncul setelah utusan khusus Amerika Serikat kelahiran Italia, Paolo Zampolli, mengatakan kepada Financial Times bahwa ia sempat menyampaikan gagasan itu kepada Presiden Donald Trump dan FIFA. Ia menyebut akan menjadi mimpi melihat Timnas Italia tampil di putaran final meski gagal lolos lewat jalur kualifikasi.

Akan tetapi, pemerintah Italia langsung menolak kemungkinan itu, dengan Menteri Olahraga Italia, Andrea Abodi, mengatakan bahwa pengembalian Italia ke Piala Dunia bukan sesuatu yang mungkin dilakukan dan juga tidak pantas karena tiket harus diraih melalui pertandingan di lapangan.

"Itu, pertama, tidak mungkin; kedua, tidak pantas, Anda lolos melalui pertandingan di lapangan," kata Abodi.

Nada serupa datang dari Presiden Komite Olimpiade Italia, Luciano Buonfiglio, yang menyatakan dirinya justru akan merasa tersinggung apabila Italia diberikan jalan masuk tanpa perjuangan kompetitif.

"Saya akan merasa tersinggung, Anda harus mendapatkan tempat Anda di Piala Dunia," imbuh Buonfiglio.

Kedutaan Besar Iran di Roma ikut bereaksi keras dan menyebut gagasan tersebut sebagai bentuk kebangkrutan moral Amerika Serikat, sembari menegaskan Italia tidak membutuhkan privilese politik untuk menunjukkan kebesaran sepak bolanya.

Timnas Italia merupakan juara dunia empat kali, tetapi gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah kalah adu penalti dari Timnas Bosnia dan Herzegovina pada final play-off kualifikasi.

Sementara itu, status Timnas Iran sempat dipertanyakan setelah perang dengan Amerika Serikat dan Israel pecah pada 28 Februari 2026, bahkan Federasi Sepak Bola Iran pada April 2026 menyebut sedang bernegosiasi dengan FIFA untuk memindahkan laga mereka dari Amerika Serikat ke Meksiko. 

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic