sportLiga Inggris

Dua Laga, Dua Kekalahan: Tottenham Hotspur Terpuruk meski Sudah Belanja Rp7,2 Triliun

Penulis Ahmad Haidir
Aug 31, 2026
Tottenham Hotspur mengawali Premier League 2026-2027 dengan hasil mengecewakan. Foto Instagram Tottenham Hotspur.
Tottenham Hotspur mengawali Premier League 2026-2027 dengan hasil mengecewakan. Foto Instagram Tottenham Hotspur.

Thephrase.id - Tottenham Hotspur mengawali Premier League 2026-2027 dengan hasil mengecewakan setelah menelan dua kekalahan beruntun dan kini berada di posisi paling bawah klasemen sementara.

Terbaru, Tottenham dipaksa menyerah 0-2 dari Newcastle United di Tottenham Hotspur Stadium pada Sabtu, 29 Agustus 2026, setelah sebelumnya mereka juga takluk 0-3 dari Brentford pada pertandingan pembuka.

Dua gol Newcastle yang dicetak Anthony Elanga dan Yoane Wissa dalam rentang 10 menit pada babak kedua membuat Tottenham kembali gagal meraih poin sekaligus belum mencetak satu gol pun dari dua pertandingan Premier League musim ini.

Kondisi tersebut menjadi sorotan karena Tottenham sebelumnya menggelontorkan lebih dari 300 juta poundsterling atau sekitar Rp7,18 triliun pada bursa transfer musim panas 2026.

Pengeluaran besar tersebut dilakukan Tottenham setelah dua musim beruntun mengakhiri Premier League di peringkat ke-17, bahkan pada musim lalu mereka baru memastikan keselamatan dari ancaman degradasi pada pertandingan terakhir.

Tottenham mendatangkan Mateus Fernandes dari West Ham dan Sandro Tonali dari Newcastle dengan nilai masing-masing 85 juta poundsterling atau sekitar Rp2,03 triliun serta 100 juta poundsterling atau sekitar Rp2,39 triliun. Selain itu Jan Paul van Hecke dari Brighton seharga 52 juta poundsterling atau sekitar Rp1,24 triliun dan winger Manchester City, Savio, dengan banderol 75 juta poundsterling atau sekitar Rp1,80 triliun.

Tottenham juga mendapatkan Marcos Senesi, Andy Robertson, dan Martin Dubravka secara gratis, sedangkan Omar Marmoush menjalani debut melawan Newcastle setelah lebih dahulu bergabung dengan status pinjaman dari Manchester City dengan kesepakatan permanen senilai 60 juta poundsterling atau sekitar Rp1,44 triliun pada musim panas 2027.

Akan tetapi, besarnya investasi tersebut belum memberikan hasil sesuai harapan karena Tottenham hanya mencatatkan dua kekalahan dari dua pertandingan, tidak mencetak gol, dan berada di posisi ke-20 klasemen Premier League.

Manajer Tottenham, Roberto de Zerbi, mengakui timnya masih perlu memperbaiki permainan terutama ketika bertahan, tetapi menilai kekalahan dari Newcastle tidak sepenuhnya menggambarkan jalannya pertandingan.

"Kami bisa berkembang dalam fase bertahan, tetapi hari ini hasilnya tidak adil, kami kecewa dengan hasilnya karena hingga gol pertama yang kami kebobolan, kami bermain lebih baik daripada Newcastle," tegasnya dilansir BBC.

De Zerbi juga menyampaikan kekecewaannya terhadap hasil pertandingan sekaligus menegaskan bahwa Tottenham masih berusaha membangun tim yang mampu mengubah situasi klub setelah dua musim terakhir.

"Kami kecewa dengan hasil dan untuk para penggemar kami, kami sedang bekerja untuk menjadi tim yang hebat, ketika kami menjadi sebuah tim, kami bisa mengubah cerita dua musim terakhir Tottenham," ucapnya.

Dua Laga  Dua Kekalahan  Tottenham Hotspur Terpuruk meski Sudah Belanja Rp7 2 Triliun
Tottenham Hotspur menggelontorkan lebih dari 300 juta poundsterling atau sekitar Rp7,18 triliun pada bursa transfer musim panas 2026. Foto Instagram Tottenham Hotspur.

Tottenham sebenarnya mencatatkan 17 percobaan dalam pertandingan melawan Newcastle dengan enam di antaranya mengarah ke gawang, tetapi tidak satu pun berujung gol, sedangkan Newcastle mampu memaksimalkan dua tembakan tepat sasaran menjadi gol.

Meski kembali menelan kekalahan, De Zerbi memastikan tidak ada kepanikan di dalam tim dan menyebut Tottenham masih memiliki rencana untuk memperbaiki performa setelah awal musim yang buruk.

"Lupakan hasilnya, saya tidak marah, kami bekerja dengan baik dan hari ini kami tidak beruntung dengan hasilnya, tidak ada kepanikan, saya tahu ke mana kami akan pergi dan apa rencananya," imbuhnya.

Pelatih asal Italia itu juga menyebut Tottenham masih membutuhkan proses untuk membangun koneksi antarpemain setelah mengalami perubahan besar dalam skuad, sementara batas waktu bursa transfer musim panas akan berakhir pada Selasa dan dirinya sebelumnya mengungkapkan keinginan untuk mendatangkan satu pemain lagi di posisi tertentu.

"Kami harus berkembang, kami harus bekerja keras di lapangan dan menemukan koneksi di antara para pemain, karena musim lalu sebelum akhir musim kami berada di Championship dan kami bertahan bersama, sekarang kami harus tetap tenang dan fokus pada perkembangan, kami memiliki skuad yang hebat dan pemain-pemain hebat," tandasnya.

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic