e-biz

Dukung Keberangkatan Jemaah Haji Indonesia 2026, Pertamina Siagakan Infrastruktur dan Perkuat Ketahanan Avtur Nasional

Penulis Rangga Bijak Aditya
Apr 24, 2026
Pertamina siagakan avtur  nasional untuk dukung jamaah haji Indonesia. (Foto: Dok. Pertamina)
Pertamina siagakan avtur nasional untuk dukung jamaah haji Indonesia. (Foto: Dok. Pertamina)

ThePhrase.id – PT Pertamina (Persero) memastikan kesiapan penuh dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 melalui keandalan layanan energi penerbangan di seluruh titik embarkasi. Hal ini menjadi bagian dari komitmen Pertamina dalam memastikan kelancaran perjalanan jamaah haji Indonesia ke Arab Saudi yang dijadwalkan mulai 22 April 2026.

Pertamina menjamin ketersediaan dan kelancaran distribusi Avtur di 14 bandara embarkasi haji di seluruh Indonesia, dengan dukungan sistem logistik energi yang terintegrasi serta pemantauan operasional secara berkelanjutan.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron menyampaikan bahwa melalui Subholding Downstream PT Pertamina Patra Niaga, perusahaan telah menyiagakan infrastruktur aviasi serta menjaga ketahanan stok Avtur nasional pada level yang aman.

“Pertamina memastikan seluruh infrastruktur aviasi dalam kondisi siap operasi, dengan dukungan sistem distribusi yang andal. Kesiapan ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam mendukung kelancaran pemberangkatan lebih dari 200 ribu jamaah haji Indonesia ke Tanah Suci,” ujar Baron.

Secara keseluruhan, kebutuhan Avtur selama periode haji tahun ini diproyeksikan mencapai lebih dari 80.000 kiloliter, seiring dengan meningkatnya aktivitas penerbangan haji. Pertamina memastikan kesiapan tersebut melalui perencanaan menyeluruh, mulai dari pengelolaan pasokan, kesiapan infrastruktur, hingga optimalisasi distribusi di seluruh titik layanan.

Layanan Avtur tersebut tersebar di berbagai titik embarkasi utama di Indonesia, di antaranya Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Kualanamu, Bandara Juanda, Bandara Sultan Hasanuddin, serta Bandara Yogyakarta International Airport.

Selain memastikan operasional berjalan optimal, Pertamina juga terus memperkuat keandalan pasokan melalui optimalisasi produksi dalam negeri dan pengelolaan logistik yang terintegrasi.

Sejalan dengan agenda transisi energi nasional, Pertamina juga mengembangkan Sustainable Aviation Fuel (SAF) atau bioavtur berbasis minyak jelantah (Used Cooking Oil/UCO). Inisiatif ini tidak hanya mendukung pengurangan emisi di sektor penerbangan, tetapi juga memperkuat ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan sumber daya domestik.

“Pertamina berkomitmen mendukung transisi energi melalui pengembangan biofuel berbasis bahan baku dalam negeri, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil impor,” tutup Baron. (Rangga)

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic