
Thephrase.id - Fenomena masuknya pemain naturalisasi Timnas Indonesia ke Super League 2025-2026 terus bertambah seiring tujuh pemain di berbagai level usia yang memilih melanjutkan karier profesional mereka bersama klub-klub dalam negeri.
Tujuh pemain naturalisasi yang bergabung pada musim ini tersebar di sejumlah klub besar, yakni Jordi Amat dan Shayne Pattynama ke Persija Jakarta, Rafael Struick ke Dewa United, Jens Raven ke Bali United, serta Thom Haye, Eliano Reijnders, dan Dion Markx ke Persib Bandung.
Kondisi tersebut mendapat tanggapan dari Exco PSSI yang menegaskan bahwa federasi tidak memiliki kewenangan untuk mengintervensi pilihan karier para pemain naturalisasi Timnas Indonesia.
Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menyampaikan bahwa PSSI hanya berperan dalam proses naturalisasi demi kepentingan Timnas Indonesia dan tidak terlibat dalam kontrak profesional para pemain di level klub.
"Yang seperti kami sampaikan, pertama ini pilihan mereka, kami tidak bisa menahan mereka, kami tidak menggaji mereka," tegasnya.
"Mungkin berbeda kalau kami menggaji mereka, pasti bisa diarahkan, tapi ini soal pilihan mereka dan hak asasi mereka juga, kami tidak bisa menahan," bebernya.

Arya menjelaskan bahwa meningkatnya kualitas kompetisi domestik menjadi salah satu faktor yang mendorong pemain naturalisasi bersedia bermain di Super League.
"Mungkin karena banyak pemain naturalisasi datang, kualitas liganya naik sehingga membuat pemain-pemain naturalisasi mau datang," lanjutnya.
"Tidak hanya pemain naturalisasi, banyak juga pemain top yang mau datang karena kualitas kita," sambungnya.
Selain membahas dinamika kompetisi domestik, PSSI juga mengungkap rencana pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, yang akan segera melakukan perjalanan ke Eropa untuk memantau pemain diaspora.
Pemantauan tersebut tidak hanya ditujukan kepada pemain yang sudah memperkuat Timnas Indonesia, tetapi juga menyasar pemain keturunan yang berpeluang dinaturalisasi.
Arya menyebut bahwa Herdman telah dibekali data pemain diaspora dari Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers, sebagai dasar pemantauan langsung di Eropa.
"Sudah, dia dapat data juga dari Direktur Teknik, kehadiran Direktur Teknik punya pengaruh besar dan ada rekomendasi dari Alex," tuturnya.
"Ini berbeda dengan sebelumnya yang tidak punya Direktur Teknik, dia akan mengarahkan ke John untuk memantau beberapa pemain," imbuhnya. (Rudi P)