sportLiga Inggris

Elkan Baggott Cerita Panjang Lebar tentang Ipswich Town, Milwall, Timnas Indonesia, hingga Impian ke Premier League

Penulis Ahmad Haidir
Aug 23, 2026
Elkan Baggott ungkap momen manis bersama Timnas Indonesia.Foto Instagram Elkan Baggott.
Elkan Baggott ungkap momen manis bersama Timnas Indonesia.Foto Instagram Elkan Baggott.

Thephrase.id - Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott, menikmati awal perjalanannya bersama Millwall setelah resmi meninggalkan Ipswich Town pada musim panas 2026. Pemain berusia 23 tahun itu menyadari persaingan untuk masuk starting XI klub barunya tidak akan mudah.

Baggott bergabung dengan Millwall pada bulan lalu dengan nilai transfer yang tidak diumumkan dan menandatangani kontrak jangka panjang. Sejauh ini ia sudah tiga kali masuk skuad pertandingan pada awal musim tetapi belum mendapatkan kesempatan menjalani debut.

"Ini luar biasa, ketika saya bergabung mungkin masih terhitung sebagai awal pramusim sehingga masih ada cukup waktu untuk beradaptasi dengan skuad, bermain dalam beberapa pertandingan pramusim juga sangat membantu pemain baru karena kami bisa lebih cepat menyatu dan mulai membangun hubungan dengan rekan setim, baik di dalam maupun di luar lapangan, saya benar-benar menikmati setiap detiknya sejauh ini," ujar Baggott dilansir NewsAtDen.

Minat Millwall terhadap Baggott bukan hal baru karena klub tersebut sudah memantau sang pemain ketika menjalani masa peminjaman di Blackpool dua musim lalu. Ketertarikan serius baru disampaikan kepada pihak Baggott sekitar sebulan sebelum kepindahannya terealisasi.

"Saya ingat ketika berada di Blackpool, agen saya pernah memberi tahu bahwa Millwall memantau pertandingan saya, kemudian pada awal bursa transfer musim panas ini saya mengetahui mereka benar-benar serius, kira-kira sebulan sebelum akhirnya saya bergabung," kata Baggott.

Baggott mengungkapkan bahwa terdapat klub lain yang juga berminat kepadanya, tetapi rekam jejak Millwall dalam mengembangkan pemain muda menjadi salah satu alasan yang membuatnya ingin segera menyelesaikan kepindahan ke klub tersebut.

"Mereka sudah melakukan pekerjaan yang sangat baik terhadap pemain yang usianya mirip dengan saya, Tristan Crama bisa menjadi contoh yang sempurna karena usia kami hampir sama dan dia datang lalu tampil sangat baik, begitu juga Femi Azeez yang merupakan contoh pemain dengan usia serupa yang datang ke sini dan berkembang, jadi peluang tersebut sangat menarik bagi saya," tegas Baggott.

Kepindahan tersebut menjadi perubahan penting dalam karier Baggott setelah ia berada di Ipswich sejak usia 14 tahun, menjalani debut tim utama pada 2020, menghabiskan tiga musim berikutnya sebagai pemain pinjaman sebelum kembali masuk ke skuad utama klub pada musim lalu.

Baggott hanya mencatatkan dua penampilan di turnamen domestik bersama Ipswich pada musim ketika klub tersebut meraih promosi karena harus bersaing dengan sejumlah bek tengah yang lebih berpengalaman. Ia tetap menilai pengalaman berada dalam tim yang sukses naik kasta memberikan pelajaran penting.

"Kalau boleh jujur, itu memang membuat frustrasi, ketika pada awal musim saya diberi tahu akan menjadi bek tengah pilihan keempat, biasanya Anda mungkin bisa mendapatkan enam, tujuh, delapan, sembilan atau sepuluh pertandingan sampai musim berakhir, tetapi para bek tengah Ipswich tidak mengalami cedera atau hukuman sehingga saya tidak banyak mendapatkan waktu bermain, tetapi di sisi lain saya berada di tim yang promosi dari liga dan berada di dalam lingkungan tersebut sepanjang musim sehingga banyak pelajaran yang saya dapatkan," tutur Baggott.

Selain perjalanan karier di Inggris, Baggott juga memiliki popularitas besar di Indonesia karena statusnya sebagai pemain Timnas Indonesia. Hal ini membuat jumlah pengikut Instagram-nya mencapai sekitar 2,2 juta atau jauh lebih banyak dibandingkan sebagian besar pemain Millwall yang berada di kisaran 15.000 hingga 30.000 pengikut.

"Indonesia adalah negara yang sangat mencintai sepak bola, jumlah penduduknya juga besar sehingga jumlah pengikut dan interaksi yang saya dapatkan melalui media sosial juga sangat tinggi, ketika saya pindah ke Millwall banyak orang Indonesia memberikan komentar positif dan itu sangat menyenangkan, saya juga sangat menyukai bagian dari karier saya ketika bermain untuk Indonesia karena kehormatan tertinggi dalam sepak bola adalah mewakili negara," ucap Baggott.

Baggott menjalani debut bersama Timnas Indonesia pada November 2021 dan telah mengoleksi 28 penampilan, dengan salah satu pengalaman yang paling dikenangnya adalah ketika menghadapi Timnas Argentina setelah negara tersebut menjuarai Piala Dunia 2022 serta ketika Indonesia untuk pertama kalinya mencapai babak 16 besar Piala Asia 2023.

Bersama Millwall, Baggott juga mendapat kesempatan beradaptasi langsung dengan skuad dalam pemusatan latihan di Spanyol.  Ia mengaku sangat terbantu karena dapat membangun hubungan dengan rekan-rekan setim sebelum musim berjalan penuh, termasuk bermain selama 30 menit dalam salah satu pertandingan.

"Para pemain membuat saya merasa sangat diterima sejak datang, sebagian besar dari mereka juga memiliki usia yang mirip dengan saya sehingga sangat mudah untuk beradaptasi, saya benar-benar menikmati waktu saya di sini dan kebersamaan dengan para pemain," beber Baggott.

Baggott kini harus bersaing mendapatkan tempat di lini belakang Millwall yang musim lalu menjadi salah satu pertahanan terbaik Championship setelah hanya kebobolan 49 gol, mencatatkan 24 gol kebobolan saat tandang, dan menghasilkan 18 clean sheet. Ia menegaskan siap memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan.

"Saya datang ke tim yang pertahanannya sangat bagus musim lalu sehingga saya tahu saya harus berjuang untuk mendapatkan tempat, untuk saat ini saya harus memberikan yang terbaik dalam latihan dan ketika mendapatkan kesempatan, saya harus memanfaatkannya serta memastikan posisi tersebut menjadi milik saya," ucap Baggott.

"Harapan utama saya adalah mendapatkan promosi, setelah apa yang terjadi musim lalu, target tersebut tentu menjadi tujuan yang jelas untuk musim ini, sedangkan bagi saya pribadi adalah berusaha masuk ke dalam tim, mendapatkan sebanyak mungkin kesempatan bermain, dan mudah-mudahan membantu tim meraih promosi," tandas Baggott. 

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic