sportTimnas Indonesia

Emil Audero Terpukau Fanatisme Suporter Timnas Indonesia: Jika Bermain Seperti Cara Mereka Mendukung, Kita Bakal Jadi Brasil

Penulis Ahmad Haidir
Oct 14, 2026
Emil Audero baru membawa Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Foto Instagram Emil Audero.
Emil Audero baru membawa Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Foto Instagram Emil Audero.

Thephrase.id - Perjalanan Emil Audero bersama Timnas Indonesia memasuki babak baru setelah keberhasilannya membantu Tim Merah Putih menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026, suatu pencapaian bersejarah yang semakin memperkuat keyakinannya terhadap potensi sepak bola Indonesia.

Audero turut berperan dalam keberhasilan Timnas Indonesia mengalahkan Timnas Thailand melalui adu penalti pada babak final.

Dalam wawancara dengan Gianluca Di Marzio, Audero mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap sepak bola Indonesia sebenarnya sudah sangat besar sebelum keberhasilan tersebut, tetapi euforia juara membuat dukungan suporter semakin meningkat.

"Sering kali saya kesulitan menjelaskan betapa besar gairah mereka," tegas Audero.

Besarnya antusiasme itu bahkan membuat Timnas Indonesia harus mengganti hotel menjelang babak final karena banyak orang menghentikan para pemain untuk meminta foto bersama dan tanda tangan, suatu situasi yang menunjukkan besarnya perhatian masyarakat terhadap Tim Merah Putih.

Keputusan Audero membela Timnas Indonesia tidak terlepas dari latar belakang keluarganya, mengingat sang ayah berasal dari Indonesia, sementara ibunya berkebangsaan Italia, dan dirinya lahir di Indonesia sebelum mengembangkan karier sepak bola di Eropa.

"Ayah saya orang Indonesia, ibu saya orang Italia, dan saya lahir di Indonesia. Saya merasa memiliki akar yang kuat di sana," ujar Audero.

Meski memilih memperkuat Timnas Indonesia pada 2025, kiper yang pernah membela Juventus dan Inter Milan tersebut tetap memiliki kedekatan dengan Italia, bahkan ia terkadang mendapat komentar mengenai aksen khas wilayah Piedmont ketika berbicara dalam bahasa Italia.

Audero sebenarnya sudah menerima panggilan dari Timnas Indonesia ketika masih memperkuat Inter Milan, tetapi saat itu ia belum bersedia menerima tawaran tersebut karena persoalan keluarga, sebelum akhirnya memutuskan mengambil kesempatan untuk merasakan pengalaman baru di luar sepak bola Eropa.

"Saya sangat senang dengan pilihan yang saya buat. Pengalaman seperti ini memberikan banyak hal, baik secara pribadi maupun dalam perkembangan saya sebagai pemain sepak bola," tutur Audero.

Dengan jumlah penduduk yang mencapai ratusan juta jiwa, Indonesia memiliki basis pendukung sepak bola yang besar, tetapi Audero berharap perkembangan tim nasional juga diikuti pembinaan pemain melalui sekolah-sekolah sepak bola agar Timnas Indonesia mampu meningkatkan daya saing dan posisinya dalam peringkat FIFA.

"Dalam 10 tahun ke depan, saya ingin melihat Indonesia menjadi tim nasional yang mampu merepotkan negara-negara Eropa," kata.

Menurutnya, kecintaan masyarakat Indonesia terhadap sepak bola memiliki kemiripan dengan fanatisme penggemar di Italia, terutama dalam hal dukungan terhadap tim nasional maupun klub-klub yang mereka idolakan sejak lama.

"Jika Indonesia bermain sepak bola seperti cara masyarakatnya mengikuti sepak bola, Indonesia akan menjadi Brasil," beber Audero.

Kecintaan tersebut juga terlihat ketika klub-klub besar Eropa seperti Juventus, AC Milan, dan Inter Milan menggelar tur pramusim di Asia, sebab para pendukung di Indonesia bahkan mampu menyanyikan lagu-lagu dukungan untuk klub kesayangan mereka menggunakan bahasa Italia.

Audero juga menyinggung popularitas Sassuolo di Indonesia yang menurutnya ikut terbantu oleh kehadiran bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, sementara klub-klub lain yang pernah atau sedang dibelanya turut merasakan perhatian tambahan dari penggemar sepak bola Indonesia melalui media sosial.

Setelah meninggalkan Como pada penghujung bursa transfer musim panas 2025, Audero melanjutkan kariernya di Spanyol bersama Rayo Vallecano dan mencatatkan sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang bermain di La Liga.

"Saya menjadi pemain Indonesia pertama yang bermain di kompetisi ini. Itu merupakan sesuatu yang baru dan tentu memiliki arti besar," beber Audero.

Bersama Timnas Indonesia, Audero juga sudah berhasil mewujudkan salah satu targetnya dengan meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026, tetapi ia masih memiliki ambisi untuk membawa Tim Merah Putih melangkah sejauh mungkin di Piala Asia sebelum mengejar impian yang lebih besar.

"Kualifikasi ke Piala Dunia. Berpartisipasi dalam Piala Dunia bersama Indonesia adalah sesuatu yang unik," lanjutnya.

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic