trending

Empat WNI Diculik Bajak Laut di Perairan Gabon

Penulis Firda Ayu
Jan 13, 2026
Ilustrasi Kapal Nelayan (Foto: ANTARA FOTO/Fauzan/bar)
Ilustrasi Kapal Nelayan (Foto: ANTARA FOTO/Fauzan/bar)

ThePhrase.id –  Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) dan WN China dilaporkan menjadi korban penculikan bajak laut dari sebuah kapal penangkap ikan bernama IB Fish 7 di perairan Gabon, Afrika Tengah. Informasi ini dilansir APA News, Senin (12/1). 

“Kapal penangkap ikan berbendera Gabon, IB Fish 7, diserang bajak laut saat tengah beroperasi sekitar tujuh mil laut tenggara Equata, Gabon,” kata Kepala Staf Angkatan Laut Gabon Laksamana Madya Charles Hubert Bekale Meyong melalui siaran televisi Gabon 24, dikutip dari Antara, Senin (12/1).

Berdasarkan pernyataan resmi Kementerian Pertahanan Nasional Gabon, para penculik secara khusus menargetkan awak kapal tertentu sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.

Kelompok awak kapal yang diculik terdiri dari lima warga negara China dan empat warga negara Indonesia. Sementara itu, enam awak kapal lainnya yang berkewarganegaraan China, Indonesia, dan Burkina Faso dilaporkan tetap berada di kapal setelah serangan tersebut.

Menindaklanjuti laporan pembajakan tersebut, Angkatan Laut Gabon bersama unit maritim Gendarmerie Nasional melakukan respons cepat. Kapal IB Fish 7 kemudian berhasil ditemukan dan dikawal kembali ke Pelabuhan Owendo di Libreville dengan pengawalan bersenjata.

"Situasi saat ini sudah terkendali di tingkat pemerintahan tertinggi, dan semua langkah yang diperlukan telah diambil demi memastikan keamanan maritim," jelas Charles Hubert Bekale Meyong.

Sementara itu, Kejaksaan Negeri Libreville telah secara resmi membuka penyelidikan untuk mengungkap secara rinci kronologi pembajakan serta mengidentifikasi kelompok kriminal yang bertanggung jawab atas penculikan tersebut.

Untuk memastikan keamanan para korban, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI terus berkoordinasi dengan otoritas setempat.

"KBRI di Yaounde, Kamerun, yang wilayah akreditasi kerjanya merangkap Gabon, telah berkoordinasi dengan Konsul Kehormatan RI di Liberville (ibu kota Gabon)," kata Jubir Kementerian Luar Negeri Vahd Nabyl, dikutip dari detiknews, Selasa (13/1). [fa]

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic