
Thephrase.id - Kabar baik datang bagi para pendukung Timnas Indonesia menjelang FIFA ASEAN Cup 2026 karena Emtek Group sebagai pemegang hak siar turnamen tersebut menyiapkan teknologi produksi dengan spesifikasi tinggi, termasuk menghadirkan tayangan berformat 4K melalui Vidio.
Direktur Utama Emtek Media, Sutanto Hartono, menyebut pengalaman panjang pihaknya dalam menayangkan kompetisi sepak bola Indonesia menjadi salah satu modal untuk menghadapi turnamen baru yang menggunakan standar produksi FIFA tersebut.
"Karena kami sudah lama menjadi official broadcaster-nya dari PSSI, dan kedua juga Emtek pun sudah sangat berpengalaman dengan olahraga, jadi kami secara umum sudah siap," tegasnya.
Sutanto menjelaskan bahwa produksi FIFA ASEAN Cup 2026 memiliki sejumlah ketentuan yang berbeda karena turnamen tersebut berada di bawah standar FIFA sehingga membutuhkan perangkat serta teknologi dengan spesifikasi yang lebih tinggi.
Salah satu persiapan yang dilakukan Emtek Media adalah menyediakan 13 kamera untuk setiap pertandingan agar produksi siaran dapat menghadirkan gambar dari lebih banyak sudut selama jalannya laga.
"Itu suatu spek yang memang cukup tinggi, kita sudah siapkan untuk memastikan bahwa kenyamanan menonton dari berbagai sudut angle yang lebih banyak lagi, kita siapkan," bebernya.
Selain menyesuaikan produksi dengan standar FIFA, Emtek Group juga menyiapkan pengalaman menonton dengan kualitas gambar 4K yang akan diterapkan melalui Vidio, setelah teknologi serupa sebelumnya digunakan untuk menayangkan Premier League pada musim ini.
"Satu kado yang kita juga ingin sampaikan kepada penggemar sepak bola di seluruh Tanah Air kita tercinta ini adalah bahwa kalau di Vidio, kita sudah tahun ini atau season ini menayangkan Premier League dengan menggunakan teknologi 4K," lanjutnya.
Teknologi tersebut kemudian akan digunakan ketika Timnas Indonesia menjalani pertandingan di FIFA ASEAN Cup 2026 sehingga para penonton dapat menyaksikan laga melalui Vidio dengan kualitas gambar 4K.
"Ini kita akan terapkan pertama kali di Indonesia sehingga nanti pada waktu Timnas Indonesia bertanding di turnamen FIFA ASEAN Cup ini, kita juga akan menyiarkan di Vidio ini menggunakan teknologi 4K," ungkapnya.
Sutanto menambahkan bahwa penerapan teknologi tersebut juga membutuhkan sejumlah persiapan tambahan dan pihaknya berharap seluruh proses produksi hingga penyiaran FIFA ASEAN Cup 2026 dapat berlangsung sesuai rencana.
"Tentu saja itu juga ada tambahan-tambahan persiapan yang kita lakukan, kita berharap semoga nanti semuanya bisa berjalan lancar sehingga ini menjadi suatu milestone yang baru untuk kita bersama," paparnya.
PSSI sebelumnya telah mengumumkan Emtek Media sebagai official broadcaster FIFA ASEAN Cup 2026, sementara turnamen yang diikuti negara-negara Asia Tenggara serta Bangladesh, Pakistan, dan Hong Kong tersebut akan berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober 2026.
FIFA ASEAN Cup 2026 nantinya dapat disaksikan melalui sejumlah platform milik Emtek Group, yakni Indosiar, SCTV, Vidio, Moji, dan Nex Parabola.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut mengapresiasi Emtek Media yang selama hampir satu dekade terakhir memiliki pengalaman dalam menayangkan pertandingan sepak bola Indonesia, terlebih FIFA ASEAN Cup 2026 berpotensi menjangkau jumlah penonton yang sangat besar.
"Jadi secara pertandingan ini populasinya sangat besar dan ini yang menjadi menarik, yang nanti juga disiarkan di TV-TV masing-masing negara seperti Bangladesh, Pakistan, tentu hari ini di Indonesia Emtek, tepuk tangan buat Emtek," ucapnya.
Erick menilai besarnya basis penonton dari negara-negara peserta membuat FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi turnamen yang menarik untuk disaksikan, termasuk bagi masyarakat Indonesia setelah pertandingan Persija Jakarta kontra Persib Bandung di SUGBK pada akhir pekan lalu.
"Ini akan jadi pertandingan yang sangat menarik, ya, secara rating, secara juga para penonton sepak bola Indonesia setelah kemarin melihat Persija Jakarta-Persib Bandung," ungkapnya.
Pada FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia berada di Grup A bersama Timnas Malaysia, Timnas Singapura, dan Timnas Bangladesh dengan seluruh pertandingan penyisihan grup untuk Tim Merah Putih dipusatkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Erick menegaskan bahwa negara-negara peserta tidak memandang sebelah mata turnamen tersebut, bahkan Timnas Bangladesh disebut melakukan persiapan dengan menaturalisasi sejumlah pemain.
"Sekarang melihat tim nasional ini menarik juga karena negara-negara tetangga tidak melihat turnamen ini sebelah mata, negara-negara tetangga," bebernya.
"Bahkan dari Bangladesh saya dengar beberapa pemain dari Liga Inggris juga mereka sudah naturalisasi untuk memastikan mereka punya tim nasional yang representatif di FIFA ASEAN," sambungnya.