
Thephrase.id - Presiden FIFA, Gianni Infantino, memastikan Timnas Iran akan tetap ambil bagian di Piala Dunia 2026 musim panas ini meski negara tersebut masih berada dalam ketegangan konflik dengan Amerika Serikat dan situasi politik global belum sepenuhnya mereda.
Pernyataan itu disampaikan Infantino saat menghadiri CNBC Invest in America Forum di Washington, D.C., ketika ia menegaskan bahwa kehadiran Iran dalam turnamen tidak diragukan lagi karena status mereka sebagai tim yang lolos secara resmi.
"Timnas Iran akan datang, tentu saja. Timnas Iran harus datang, tentu saja, mereka mewakili rakyatnya, mereka sudah lolos, dan para pemain ingin bermain," tegas Infantino dilansir ESPN.
Piala Dunia 2026 akan digelar bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Timnas Iran dijadwalkan memainkan seluruh pertandingan fase grup di wilayah Amerika Serikat sehingga sempat memunculkan tanda tanya besar sejak konflik pecah pada 28 Februari 2026.
Pada awal Maret 2026, sejumlah pejabat Iran sempat menyatakan Team Melli tidak memungkinkan tampil di turnamen tersebut, tidak dapat melakukan perjalanan ke Amerika Serikat, serta meminta FIFA memindahkan seluruh partai Timnas Iran ke Meksiko.
Permintaan itu kemudian ditolak FIFA, dengan Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, pekan lalu mengonfirmasi bahwa badan sepak bola dunia tetap mempertahankan jadwal dan lokasi pertandingan sesuai rencana awal.
Infantino juga mengungkapkan bahwa dirinya baru saja mengunjungi pemusatan latihan Timnas Iran di Antalya, Turki, dan dari pertemuan itu ia melihat langsung keinginan kuat para pemain untuk tetap bersaing di ajang terbesar sepak bola dunia.
"Saya menemui mereka dua pekan lalu saat menjalani pemusatan latihan di Antalya, dan mereka benar-benar ingin bermain, serta mereka memang seharusnya bermain karena olahraga seharusnya berada di luar politik," beber Infantino.
Timnas Iran dijadwalkan tiba di kamp latihan di Tucson, Arizona, paling lambat 10 Juni 2026 sebelum turnamen berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026, dengan laga pertama menghadapi Timnas Selandia Baru di SoFi Stadium, California, pada 15 Juni 2026.
Setelah itu Timnas Iran akan kembali bermain di stadion yang sama melawan Belgia pada 21 Juni 2026 sebelum menutup fase grup dengan menghadapi Mesir di Seattle pada 26 Juni 2026, sementara jika lolos ke babak gugur maka pertandingan lanjutan juga berpotensi tetap digelar di Amerika Serikat.
Meski FIFA menunjukkan keyakinan penuh, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, beberapa kali menyampaikan pandangan berbeda, mulai dari tidak terlalu peduli dengan kedatangan Timnas Iran, menyebut tim itu tetap diterima, hingga menyinggung faktor keselamatan para pemain.