sportPiala Dunia 2026

FIFA Konfirmasi Donald Trump Akan Serahkan Trofi di Laga Final Piala Dunia 2026, Tuai Kontroversi Lagi

Penulis Ahmad Haidir
Jun 28, 2026
Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengundang Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, ke babak final Piala Dunia 2026. Foto Instagram Gianni Infantino.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengundang Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, ke babak final Piala Dunia 2026. Foto Instagram Gianni Infantino.

Thephrase.id - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dipastikan akan menghadiri pertandingan final Piala Dunia 2026 dan dijadwalkan ikut menyerahkan trofi kepada tim pemenang di MetLife Stadium, New Jersey, pada 19 Juli 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang mengonfirmasi rencana kehadiran Trump dalam acara puncak turnamen sepak bola dunia tersebut melalui wawancara televisi.

"Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan bahwa Donald Trump akan hadir di final Piala Dunia dan bersama-sama menyerahkan trofi kepada pemenang di MetLife Stadium," tegas Infantino dilansir The Atheltic.

Infantino juga menyebut dirinya akan berada di lokasi bersama Trump untuk menyaksikan langsung pertandingan final yang disebut sebagai laga terbesar dalam sepak bola dunia tersebut.

"Presiden akan bersama kami, menikmati final dan menyerahkan trofi kepada pemenang, tentu saja bersama-sama, kami selalu bersama," beber Infantino.

Rencana kehadiran Trump di final ini melanjutkan keterlibatannya dalam agenda sepak bola setelah sebelumnya hadir pada final Piala Dunia Antarklub 2025 di stadion yang sama.

Dalam kesempatan tersebut, Trump mendapat reaksi sorakan dari sebagian penonton saat naik ke panggung untuk seremoni penyerahan trofi, sebelum momen itu berlanjut dengan dirinya tetap berada di podium saat perayaan juara berlangsung.

Situasi tersebut membuat sejumlah pemain Chelsea, termasuk kapten Reece James dan gelandang Cole Palmer, terlihat bingung ketika Trump tetap berada di area podium selama momen pengangkatan trofi.

Selain Trump, sejumlah pejabat pemerintah Amerika Serikat juga terlihat terlibat dalam agenda FIFA, termasuk Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, yang hadir pada laga pembuka Timnas Amerika Serikat melawan Timnas Paraguay di Los Angeles.

Hubungan antara Trump dan Infantino telah terjalin cukup lama dengan beberapa pertemuan di Gedung Putih menjelang pelaksanaan Piala Dunia 2026.

Infantino juga pernah memberikan penghargaan FIFA Peace Prize kepada Trump dalam acara pengundian Piala Dunia di Washington pada 5 Desember 2026, yang disertai penjelasan melalui video resmi FIFA mengenai alasan pemberian penghargaan tersebut.

"Ini benar-benar salah satu kehormatan terbesar dalam hidup saya. Dan di luar penghargaan, kami telah menyelamatkan jutaan dan jutaan nyawa," ucap Trump.

Penghargaan tersebut kemudian menuai kritik dari sejumlah kelompok hak asasi manusia serta presiden Federasi Sepak Bola Norwegia. Komite etika internal FIFA juga sempat diminta untuk meninjau hubungan antara Infantino dan Trump oleh organisasi FairSquare. 

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic