
Thephrase.id - FIFA merilis regulasi edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan berlangsung pada kalender pertandingan internasional FIFA mulai 21 September hingga 6 Oktober 2026 dengan Timnas Indonesia dan Timnas Hong Kong ditetapkan sebagai tuan rumah untuk dua divisi yang berbeda.
Turnamen baru di bawah naungan FIFA tersebut akan diawali dengan proses undian sebelum pertandingan pertama digelar, sementara seluruh laga yang dimainkan akan berstatus pertandingan persahabatan internasional resmi sehingga hasilnya diperhitungkan dalam Ranking Dunia FIFA.
Berdasarkan regulasi yang dipublikasikan FIFA, jumlah peserta direncanakan sebanyak 14 tim dan dapat diperluas hingga maksimal 16 tim. Format kompetisi dibagi ke dalam dua tingkatan berbeda yakni FIFA ASEAN Cup Premier Division dan FIFA ASEAN Cup Challenge Division.
Premier Division akan diisi delapan tim yang dibagi ke dalam dua grup berisi masing-masing empat peserta, sedangkan Challenge Division dihuni enam tim yang terbagi ke dalam dua grup dengan masing-masing tiga tim.
Juara Grup A dan Juara Grup B dari setiap divisi akan bertemu pada partai final untuk menentukan kampiun masing-masing tingkatan, sehingga FIFA ASEAN Cup 2026 akan menghasilkan dua juara berbeda sesuai pembagian divisi yang telah ditetapkan.
Timnas Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah Premier Division yang dihuni Timnas Thailand, Timnas Vietnam, Timnas Indonesia, Timnas Filipina, Timnas Malaysia, Timnas India, Timnas Singapura, dan Timnas Pakistan berdasarkan komposisi ranking FIFA yang digunakan untuk pembagian peserta.
Sementara itu, Timnas Hong Kong akan menjadi tuan rumah Challenge Division yang diikuti Timnas Hong Kong, Timnas Myanmar, Timnas Kamboja, Timnas Laos, Timnas Brunei Darussalam, dan Timnas Timor-Leste dalam perebutan gelar juara divisi kedua.
Selain menetapkan format kompetisi, FIFA juga mengatur ketentuan pendaftaran pemain dengan setiap tim diwajibkan menyerahkan daftar sementara berisi 35 hingga 55 pemain termasuk minimal empat penjaga gawang serta 20 ofisial tim sebelum kemudian mengerucut menjadi skuad akhir berisi 23 pemain dengan minimal tiga penjaga gawang dan 11 ofisial.
Regulasi yang sama juga mengizinkan penggunaan sejumlah teknologi pertandingan modern seperti Goal-Line Technology, Video Assistant Referee (VAR), dan Football Video Support (FVS) guna mendukung pengambilan keputusan wasit selama turnamen berlangsung.
Setiap asosiasi peserta juga diwajibkan menunjuk seorang Safeguarding Officer atau petugas perlindungan dan kesejahteraan yang telah mendapatkan sertifikasi melalui program FIFA Guardians sebagai bagian dari standar perlindungan yang diterapkan FIFA dalam kompetisi ini.
FIFA memastikan tidak ada biaya pendaftaran yang dibebankan kepada asosiasi anggota untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026, meski masing-masing peserta tetap bertanggung jawab atas asuransi kesehatan dan perjalanan, pengeluaran tambahan hotel, anggota delegasi di luar kuota, serta kebutuhan konsumsi tambahan selama turnamen.
Edisi perdana FIFA ASEAN Cup juga menghadirkan total hadiah lebih dari 4 juta dolar AS (Rp72 miliar), dengan juara Premier Division memperoleh 1 juta dolar AS (Rp18 miliar), juara Challenge Division mendapatkan 300 ribu dolar AS (Rp5 miliar), sementara setiap peserta menerima biaya partisipasi sebesar 125 ribu dolar AS (Rp2 miliar).