lifestyle

French Sunday, Cara Sederhana Menikmati Akhir Pekan

Penulis Ashila Syifaa
Feb 21, 2026
Ilustrasi French Sunday. (Foto: Freepik.com)
Ilustrasi French Sunday. (Foto: Freepik.com)

ThePhrase.id – Di tengah kesibukan yang terus meningkat, banyak orang mulai mencari cara untuk berhenti sejenak dan beristirahat. Prancis menjadi salah satu negara yang mendorong masyarakatnya untuk menikmati waktu rehat pada hari Minggu, yang dikenal dengan sebutan French Sunday.

Kebiasaan ini telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Prancis. Bagi mereka, French Sunday bukan sekadar konsep gaya hidup, melainkan tradisi yang dipandang sebagai momen untuk berhenti dari rutinitas dan menikmati waktu dengan lebih tenang. 

Lalu apa sebenarnya yang dimaksud dengan French Sunday?

Menurut Institut Linguistique Adenet, budaya yang dikenal sebagai French Sunday ini berawal dari peraturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Prancis pada tahun 1906. Aturan tersebut menetapkan hari Minggu sebagai hari istirahat atau rest day, sehingga masyarakat dilarang bekerja pada hari tersebut. Ketentuan ini berlaku secara luas, termasuk bagi kafe, toko roti, supermarket, restoran, hingga bank.

Saat seluruh toko di kota tutup, masyarakat pun terdorong untuk benar-benar bersantai dan tidak bekerja maupun berbelanja. Hari Minggu menjadi momen untuk me-reset diri, beristirahat, serta meluangkan waktu bagi diri sendiri dan orang terdekat. 

Kebiasaan ini mendorong masyarkatnya untuk menerima di mana hari menjadi lambat, sehingga mereka dapat lebih memperhatikan kebutuhan fisik dan mental, tanpa adanya urgensi. French Sunday memang seharunya menjadi hari yang santai dan bebas stres, di mana aktivitas utamanya adalah tidak melakukan apa pun. 

Cara untuk Menerapkan French Sunday

Dalam praktiknya, French Sunday berfokus pada kesederhanaan. Pagi hari biasanya dimulai tanpa alarm, dilanjutkan dengan sarapan ringan seperti roti hangat, pastry, buah segar, atau yogurt yang dinikmati bersama secangkir kopi maupun teh. Momen ini dijalani perlahan agar seseorang benar benar merasakan suasana tenang sebelum memulai aktivitas lain yang tidak menuntut banyak energi.

Hari dilanjutkan secara lambat dan tanpa tuntutan dengan kegiatan seperti membaca buku, menulis jurnal, berjalan santai di taman, merapikan rumah, atau mendengarkan musik.

Tujuan utama dari French Sunday bukan untuk mengejar produktivitas, melainkan memulihkan kondisi emosional dan mental sebelum memasuki minggu baru. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip slow living yang menekankan kualitas pengalaman hidup serta keseimbangan antara aktivitas dan ketenangan.

Agar hari Minggu terasa semakin nyaman, lengkapi dengan detail kecil seperti bunga segar atau lilin aromaterapi untuk memberikan kesan intim dan menenangkan tanpa terlihat berlebihan.

French Sunday ini mencerminkan kebutuhan masyarakat modern untuk beristirahat secara emosional. Mengurangi penggunaan gawai, memberi waktu bagi diri sendiri, dan menikmati kesunyian menjadi bentuk perawatan diri yang semakin relevan di tengah ritme hidup yang cepat.

Konsep ini mengajak siapa pun menemukan versi ketenangan yang paling sesuai bagi dirinya. Tanpa biaya besar atau perjalanan jauh, suasana Minggu yang hangat dan bermakna dapat tercipta hanya dengan melambat sejenak dan menikmati momen yang ada. [Syifaa]

 

Tags Terkait

Artikel Pilihan ThePhrase

- Advertisement -
 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic