
ThePhrase.id - Sepak bola Indonesia mendadak geger setelah muncul kabar mengejutkan mengenai rencana mantan bintang Paris Saint-Germain (PSG), Layvin Kurzawa, yang disebut-sebut bakal melanjutkan karier profesionalnya di Asia bersama Persib Bandung.
Bek sayap kiri yang sempat menjadi andalan di lini pertahanan Timnas Prancis tersebut saat ini sedang dalam status tanpa klub setelah masa baktinya bersama tim Portugal, Boavista, berakhir pada musim panas tahun lalu.
Dilansir Foot Mercato, keputusan pemain berusia 33 tahun ini untuk menyeberang ke Asia Tenggara dianggap sebagai sebuah anomali sekaligus kejutan besar karena ia memilih tikungan karier yang sangat eksotis.
Berdasarkan informasi, Kurzawa yang mengoleksi 13 caps bersama Les Bleus tersebut sudah memasuki tahap diskusi tingkat lanjut untuk segera berseragam Maung Bandung yang kini tengah memuncaki klasemen Super League 2025-2026.
Langkah Persib untuk mendatangkan pemain kelas dunia ini bukan tanpa alasan, mengingat status Maung Bandung sebagai penguasa Super League dan melaju mulus di AFC Champions League (ACL Two) yang sedang berambisi memperkuat reputasi.
Walaupun klub kebanggaan Bobotoh itu mungkin masih terdengar asing di telinga publik Eropa, akan tetapi bagi masyarakat Asia, Persib adalah raksasa dengan basis massa luar biasa yang mampu memenuhi stadion.

Daya tarik Persib kian kuat bagi pemain sekaliber Kurzawa karena telah memastikan tempat di babak 16 besar ACL Two, suatu turnamen yang juga mempertemukan klub-klub elit seperti Al Nassr yang dihuni Cristiano Ronaldo.
Hijrah ke Indonesia akan menjadi perubahan hidup yang total bagi Kurzawa setelah menghabiskan satu dekade terakhir di level tertinggi bersama AS Monaco dan PSG, akan tetapi ia mendapatkan jaminan waktu bermain serta status bintang utama.
Proses integrasi Kurzawa di Indonesia diprediksi akan berjalan mulus karena ia bakal bereuni dengan rekan senegaranya, Andrew Jung, penyerang Prancis yang sudah lebih dulu bergabung dengan Maung Bandung pada awal musim ini.
Kehadiran sosok Andrew Jung yang sudah sangat akrab dengan atmosfer kompetisi kasta kedua Prancis seperti di Reims dan Nancy diyakini akan menjadi jembatan bagi Kurzawa untuk memahami kultur sepak bola di Indonesia.
Kesempatan ini sekaligus menjadi momentum bagi sang bek kiri untuk menemukan kembali kesenangan dalam bermain sepak bola setelah sempat meredup dari sorotan utama kompetisi elit di benua biru selama beberapa tahun terakhir. (Rangga)