trending

Gempa Besar Magnitudo 7,4 Guncang Kolombia: 132 Orang Tewas dan Ratusan Terluka

Penulis Rangga Bijak Aditya
Aug 11, 2026
Gempa bumi bermagnitudo 7,4 guncang Kolombia pada Senin (10/08/26) sekitar pukul 07.34 waktu setempat. (Foto: Tangkapan layar sgc.gov.co)
Gempa bumi bermagnitudo 7,4 guncang Kolombia pada Senin (10/08/26) sekitar pukul 07.34 waktu setempat. (Foto: Tangkapan layar sgc.gov.co)

ThePhrase.id - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang Kolombia pada Senin (10/8) pukul 07.34 pagi waktu setempat atau 19.34 WIB.

Pusat gempa dilaporkan berada di sekitar wilayah administratif San Jose del Palmar, District Choco. Guncangan kuat dirasakan di berbagai wilayah Kolombia hingga negara-negara tetangga seperti Venezuela, Ekuador, dan Panama.

Berdasarkan data sementara pemerintah yang dilansir stasiun televisi Caracol pada Selasa (11/8) siang, gempa tersebut menyebabkan 132 orang meninggal dunia dan 570 lainnya mengalami luka-luka.

Kerusakan juga terjadi pada sedikitnya 1.575 bangunan tempat tinggal. Dari jumlah tersebut, 61 bangunan dilaporkan hancur total. Selain rumah warga, kerusakan mencakup 18 fasilitas kesehatan, 52 institusi pendidikan, 18 ruas jalan, serta tujuh bandara.

Wilayah Pereira dan kawasan Coffee Axis dilaporkan menjadi salah satu daerah yang mengalami dampak paling parah. Kerusakan juga dilaporkan terjadi di District Valle del Cauca dan Choco.

Pemerintah Kolombia telah menetapkan status bencana nasional dan mengerahkan tim pencarian serta penyelamatan ke berbagai wilayah terdampak. Tim tersebut didatangkan dari Bogota, Envigado, Yopal, dan Medellin.

Kemlu RI Pastikan WNI Aman

Di tengah situasi tersebut, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Kolombia dalam kondisi aman.

“KBRI Bogota telah menjalin komunikasi dengan WNI yang berada di sejumlah wilayah terdampak. Berdasarkan pemantauan KBRI Bogota, seluruh WNI di Kolombia dilaporkan dalam kondisi aman,” kata Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu RI, Heni Hamidah.

Kemlu menyatakan KBRI Bogota terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan WNI, termasuk untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.

Pemerintah Kolombia juga telah mengaktifkan mekanisme tanggap darurat nasional serta membentuk Pos Komando Terpadu untuk mengoordinasikan penanganan bencana dan pemetaan kebutuhan di wilayah terdampak.

KBRI Bogota mengimbau WNI tetap waspada, mengikuti instruksi otoritas setempat, memperoleh informasi dari sumber resmi, serta menjaga komunikasi dengan KBRI.

Adapun para WNI di wilayah terdampak dapat menghubungi hotline KBRI Bogota melalui nomor +57 301 9061706. (Rangga)

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic