trending

Gerai Fore Coffee dan Xing Fu Tang Mulai Terapkan Label Nutri-Level

Penulis Ashila Syifaa
May 13, 2026
Foto: kemkes.go.id
Foto: kemkes.go.id

ThePhrase.id - Kementerian Kesehatan RI mulai mengimplementasikan program pelabelan nutrisi “Nutri-Level” sebagai upaya mendorong masyarakat lebih sadar terhadap kandungan gula, garam, dan lemak (GGL) dalam minuman siap saji. 

Program ini dijalankan melalui kolaborasi dengan Lippo Mall, Universitas Pelita Harapan (UPH), dan PT Siloam International Hospitals Tbk.

Sebagai tahap awal implementasi, gerai Fore Coffee dan Xing Fu Tang di Lippo Mall Nusantara, Jakarta Selatan, resmi menerapkan sistem pelabelan Nutri-Level mulai 12 Mei 2026. Pelabelan tersebut menggunakan kategori A hingga D untuk memudahkan konsumen mengenali kandungan nutrisi pada produk yang mereka konsumsi.

Selain penerapan langsung di gerai makanan dan minuman, sosialisasi program juga mulai diperluas melalui jaringan pusat perbelanjaan Lippo Mall di berbagai daerah. Tak hanya itu, edukasi Nutri-Level juga akan ditampilkan melalui digital di 70 mal yang tersebar di 18 provinsi dan 37 kota di Indonesia.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menekan angka Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti stroke, jantung, hipertensi, dan penyakit ginjal yang masih menjadi penyebab utama kematian di Indonesia.

Menurut Budi, program tersebut tidak hanya bertujuan menghadirkan kebijakan administratif, tetapi juga membangun perubahan gaya hidup masyarakat agar lebih memperhatikan asupan konsumsi sehari-hari.

Urgensi penguatan kebijakan ini turut didukung data The Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) 2023 yang mencatat tingginya angka kematian akibat PTM. Data tersebut menunjukkan kasus kematian akibat stroke mencapai 337.277 jiwa, penyakit jantung 264.668 jiwa, penyakit ginjal 56.118 jiwa, dan hipertensi 51.623 jiwa. Sementara prevalensi penyakit ginjal di Indonesia tercatat mencapai lebih dari 35,2 juta kasus.

President Universitas Pelita Harapan, Stephanie Riady, menyebut kolaborasi lintas sektor diperlukan agar edukasi kesehatan dapat hadir lebih dekat dengan aktivitas harian masyarakat. Melalui perluasan sosialisasi di ruang publik, diharapkan masyarakat semakin mudah memahami informasi nutrisi dan menerapkan pola hidup sehat secara berkelanjutan. [Syifaa]

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic