sportLiga Inggris

Gol Erling Haaland di Manchester United Vs Manchester City Picu Pertanyaan: Mengapa Audio VAR Tak Bisa Didengar Penonton?

Penulis Ahmad Haidir
Sep 15, 2026
Gol striker Manchester City, Erling Haaland, ke gawang Manchester United memicu perdebatan. Foto X Manchester City.
Gol striker Manchester City, Erling Haaland, ke gawang Manchester United memicu perdebatan. Foto X Manchester City.

Thephrase.id - Penggunaan Video Assistant Referee (VAR) dalam sepak bola telah berlangsung hampir satu dekade, tetapi para penonton yang hadir langsung di stadion masih belum dapat mendengar percakapan antara wasit dan petugas VAR ketika sebuah keputusan kontroversial sedang diperiksa.

Situasi tersebut kembali terlihat dalam laga Manchester United melawan Manchester City di Old Trafford pada Minggu, 13 September 2026.

Ketika itu, sebanyak 74.161 penonton menyaksikan langsung pertandingan, tetapi tidak mendapatkan informasi mengenai proses pemeriksaan VAR yang berkaitan dengan gol Erling Haaland.

Saat wasit Michael Oliver mengesahkan gol Haaland, penonton di stadion tidak mengetahui secara langsung bahwa pemeriksaan VAR berkaitan dengan posisi offside Enzo Fernandez.

Sedangkan pemirsa televisi justru dapat mengikuti penjelasan mengenai proses pemeriksaan yang menentukan sah atau tidaknya gol tersebut.

Persoalan serupa juga terjadi dalam pertandingan Crystal Palace melawan Ipswich Town yang berakhir 3-2, ketika bek Crystal Palace, Axel Disasi, mendapat kartu merah karena pelanggaran serius dan harus menunggu lebih dari satu menit di pinggir lapangan selama VAR melakukan pemeriksaan.

Kondisi tersebut membuat muncul pertanyaan mengenai sejauh mana informasi mengenai proses kerja VAR dapat diberikan kepada penonton stadion.

Terlebih komentator televisi berada dalam posisi berbeda karena dapat mendengar komunikasi yang berlangsung dalam proses pemeriksaan dan kemudian memberikan konteks kepada pemirsa.

Ulasan BBC, Sejak Howard Webb menjadi kepala wasit Premier League pada 2022, transparansi dan keterbukaan menjadi salah satu hal yang didorong melalui sejumlah inovasi.

Termasuk program Match Officials Mic'd Up VAR yang menampilkan percakapan antara wasit dan petugas VAR setelah pertandingan.

Langkah tersebut bukan sesuatu yang benar-benar baru bagi Webb karena ketika memimpin badan wasit Major League Soccer (MLS), ia pernah terlibat dalam kompetisi yang pada 2019 menjadi liga pertama yang secara terbuka menyiarkan rekaman audio VAR melalui program Inside VAR.

Akan tetapi, upaya menghadirkan audio VAR secara langsung ketika pertandingan berlangsung belum menghasilkan perubahan permanen karena masih terdapat perbedaan pandangan antara sejumlah liga dan pembuat aturan sepak bola mengenai penerapan sistem tersebut.

Webb menjadi bagian dari kelompok kerja yang berupaya mendorong perubahan regulasi agar komunikasi VAR suatu saat dapat diperdengarkan secara langsung.

Akan tetapi, International Football Association Board (IFAB) dan FIFA hingga kini belum sepenuhnya mendukung pembukaan komunikasi tersebut kepada publik.

Sejumlah kekhawatiran menjadi alasan pembahasan mengenai perubahan aturan tersebut belum mencapai kesepakatan, mulai dari kualitas komunikasi yang tidak seragam di seluruh dunia, tekanan tambahan terhadap wasit ketika melakukan pemeriksaan, hingga kemungkinan keputusan wasit kehilangan kredibilitas karena banyak keputusan VAR bersifat subjektif dan dapat menimbulkan perbedaan penafsiran.

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic