tech

Harga Smartphone Galaxy A Series Naik di Indonesia, Ini Daftar Lengkapnya

Penulis Nadira Sekar
Apr 07, 2026
Foto: Galaxy A07 5G (dok. Samsung Indonesia)
Foto: Galaxy A07 5G (dok. Samsung Indonesia)

ThePhrase.id - Samsung mulai menyesuaikan harga sejumlah smartphone mereka di Indonesia sejak awal April 2026. Perubahan paling terlihat terjadi pada lini Galaxy A Series yang menyasar segmen entry-level hingga mid-range. Kenaikan harga ini terpantau mulai berlaku per 1 April 2026.

Berdasarkan pemantauan di situs resmi dan marketplace rekanan, mayoritas perangkat Galaxy A Series mengalami kenaikan sekitar Rp200.000 hingga Rp700.000. Pada segmen entry-level, Galaxy A07 varian 4/64 GB kini dibanderol Rp1.599.000, naik Rp200.000 dari sebelumnya Rp1.399.000. Penyesuaian serupa juga terjadi pada varian 4/128 GB, 6/128 GB, hingga 8/256 GB yang seluruhnya meningkat Rp200.000.

Meski begitu, tidak semua model mengalami perubahan. Galaxy A07 5G varian 6/128 GB masih dijual Rp2.799.000 atau tetap sama seperti sebelumnya.

Di segmen mid-range, kenaikan harga terlihat lebih signifikan. Galaxy A26 5G varian 8/256 GB menjadi model dengan lonjakan tertinggi, dari Rp4.299.000 menjadi Rp4.999.000 atau naik sekitar Rp700.000. Kenaikan serupa juga terjadi pada Galaxy A17 5G (8/256 GB) yang kini dibanderol Rp4.499.000. Sementara itu, Galaxy A36 5G dan Galaxy A56 5G mengalami kenaikan sekitar Rp400.000 hingga Rp600.000, tergantung varian penyimpanan.

Berbeda dengan lini A Series, harga flagship seperti Galaxy S Series cenderung stabil. Namun, Galaxy S25 Edge tercatat naik Rp1 juta menjadi Rp13.999.000. Di sisi lain, Galaxy S25 FE justru mengalami penurunan harga hingga Rp700.000. Untuk ponsel lipat, Galaxy Z Fold7 masih dijual dengan harga yang sama seperti awal Maret.

Kenaikan harga ini tidak hanya terjadi pada Samsung. Vendor lain seperti Xiaomi dan Oppo juga melakukan penyesuaian harga pada periode yang sama. Secara umum, kenaikan di berbagai merek berkisar antara Rp100.000 hingga lebih dari Rp1 juta, tergantung model dan spesifikasi.

Penyesuaian harga tersebut diduga dipicu meningkatnya biaya produksi global, terutama pada komponen penting seperti chipset serta memori DRAM dan NAND. Permintaan tinggi dari industri kecerdasan buatan turut mendorong kenaikan harga komponen, yang pada akhirnya berdampak pada harga perangkat di tingkat konsumen. [nadira]

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic