
ThePhrase.id - Duel Timnas Inggris kontra Timnas Norwegia pada perempat final Piala Dunia 2026 di Miami Stadium, Miami, pada Minggu, 12 Juli 2026 dini hari WIB. dipastikan menghadirkan pertarungan dua penyerang terbaik dunia saat ini.
Keduanya adalah Harry Kane dan Erling Haaland, yang sama-sama tampil tajam sekaligus menjadi tumpuan utama negaranya dalam perburuan tiket menuju semifinal Piala Dunia.
Persaingan keduanya sudah menjadi perhatian sejak kepindahan Kane ke Manchester City gagal terwujud pada Agustus 2021, kemudian Haaland datang ke Etihad Stadium setahun berselang dan langsung membawa The Citizens meraih treble winners.
Sementara Kane saat itu masih bertahan di Tottenham Hotspur tanpa koleksi trofi.
Situasi tersebut berubah drastis setelah Kane bergabung dengan Bayern Munchen pada 2023, karena kapten Timnas Inggris itu berhasil meraih dua gelar Bundesliga secara beruntun.
Ia menyabet Sepatu Emas Eropa sebagai pencetak gol terbanyak di kompetisi domestik Eropa, serta telah mengoleksi enam gol sepanjang Piala Dunia 2026.
Di sisi lain, Haaland juga datang ke laga ini dengan performa luar biasa bersama Timnas Norwegia setelah mengemas tujuh gol pada penampilan pertamanya di Piala Dunia sekaligus menjadi ancaman terbesar bagi ambisi Kane membawa Timnas Inggris melangkah lebih jauh.
Produktivitas kedua pemain memang menjadi pembeda utama, mengingat Kane telah menjadi andalan Timnas Inggris sejak mencetak gol hanya melalui sentuhan ketiganya saat menjalani debut internasional pada Maret 2015 hingga kini mengoleksi 85 gol.
Sedangkan Haaland telah membukukan 62 gol hanya dari 51 pertandingan bersama Timnas Norwegia dengan rata-rata satu gol setiap 71 menit.
Kane kembali menunjukkan ketajamannya di Piala Dunia 2026 setelah mencetak dua gol ke gawang Timnas Republik Demokratik Kongo pada babak 32 besar Piala Dunia dan menyumbang satu gol melalui titik penalti ketika menyingkirkan Timnas Meksiko pada babak 16 besar.
Perempat final kali ini juga menjadi kesempatan bagi Kane untuk menghapus kenangan pahit di Piala Dunia 2022 saat gagal mengeksekusi penalti dalam kekalahan Timnas Inggris dari Timnas Prancis, bersamaan dengan catatan penampilannya yang kini mencapai 120 laga internasional atau terbanyak kedua sepanjang sejarah negaranya di bawah Peter Shilton.

Sementara itu, Haaland tampil sangat menentukan sepanjang Piala Dunia karena selalu mencetak gol kemenangan dalam empat pertandingan yang dimainkannya.
Termasuk dua gol saat mengalahkan Timnas Brasil pada babak 16 besar, sedangkan satu-satunya laga yang tidak ia mainkan berakhir dengan kekalahan telak Timnas Norwegia 1-4 dari Timnas Prancis.
Apabila dibandingkan dari kontribusi secara keseluruhan, Kane masih unggul berkat kemampuannya turun lebih dalam membantu permainan, terbukti dengan satu assist untuk Jude Bellingham saat menghadapi Timnas Meksiko, serta perannya dalam membangun serangan yang lebih dominan dibandingkan Haaland.
Meski begitu, Haaland juga tidak hanya mengandalkan naluri mencetak gol karena sepanjang tiga musim terakhir bersama Manchester City ia mencatatkan 24 assist di seluruh kompetisi, sementara selama Piala Dunia 2026 justru telah menciptakan lebih banyak peluang untuk rekan-rekannya dibandingkan Kane meski bermain hampir 100 menit lebih sedikit.
Data performa keduanya di level klub tetap menunjukkan perbedaan karakter yang cukup jelas, dengan Kane lebih sering terlibat dalam proses pembangunan serangan melalui jumlah sentuhan bola, peluang yang diciptakan, hingga aksi menggiring bola, sedangkan Haaland lebih banyak beroperasi di dalam kotak penalti lawan sebagai penyelesai akhir.
Melansir BBC, ketergantungan masing-masing tim terhadap kedua penyerang itu juga berbeda karena Timnas Norwegia mengalami penurunan persentase kemenangan yang sangat signifikan ketika Haaland gagal mencetak gol.
Sedangkan Timnas Inggris masih mampu mengandalkan kontribusi pemain lain seperti Jude Bellingham yang telah mengemas empat gol di Piala Dunia 2026 untuk menjaga peluang melaju ke babak semifinal. (Rangga)