trending

Hasil Survei CELIOS: 75 Persen Masyarakat Mengaku Stres Hadapi Kebijakan Presiden Prabowo

Penulis Rangga Bijak Aditya
Oct 13, 2026
Presiden RI, Prabowo Subianto (Foto: Instagram/presidenrepublikindonesia)
Presiden RI, Prabowo Subianto (Foto: Instagram/presidenrepublikindonesia)

ThePhrase.id - Hasil survei Center of Economic and Law Studies (CELIOS) bersama Kabinet Bayangan menunjukkan tingginya tekanan yang dirasakan masyarakat selama dua tahun pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.

Berdasarkan hasil survei yang dirilis CELIOS dalam laporan Rapor 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran pada Senin (12/10) itu, sebanyak 75 persen dari 1.142 responden mengaku stres menghadapi kebijakan pemerintah, sementara 67 persen secara khusus merasa stres dengan perilaku Presiden Prabowo.

Tiga persoalan utama yang memicu stres berdasarkan penilaian masyarakat adalah pemerintah yang dinilai tidak mampu menangani kebakaran huran dan lahan (karhutla) (96 persen), pajak dan pungutan yang membebani (82 persen), dan keinginan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan (76 persen).

Lebih lanjut, sebanyak 55 persen responden yang sebelumnya memilih Prabowo pada Pilpres 2024 menyatakan kecewa dan tidak akan memilih lagi dalam Pilpres berikutnya.

Dalam rapor kinerja pemerintahan, penilaian terhadap Prabowo dan Gibran juga berada di bawah angka lima. Dari nilai 10, masyarakat umum memberi nilai 4,6 untuk Prabowo dan 4,9 untuk Gibran.

Penilaian Kalangan Ahli

Selain masyarakat umum, survei CELIOS juga menyasar ke 129 responden dari kalangan ahli. Mereka bahkan memberikan nilai rapor lebih rendah, yakni 2,8 dari 10 untuk Prabowo dan 2,2 dari 10 untuk Gibran.

Dalam dua tahun masa pemerintahan Prabowo-Gibran, kalangan ahli turut menyoroti kapasitas kepemimpinan Presiden tidak memadai (93 persen), khawatir akan gaya kepemimpinan dan komunikasi Presiden (93 persen), serta khawatir terhadap arah kebijakan pemerintah (92 persen).

Selain itu, 91 persen ahli meragukan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih akan menciptakan kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Penilaian terhadap Menteri

Dari sisi kabinet, mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjadi menteri dengan penilaian terbaik (291), disusul Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman (140) dan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (127).

Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menempati posisi terbawah (-159), diikuti Menteri HAM Natalius Pigai (-158) dan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni (-103).

Temuan CELIOS ini menjadi catatan kritis bagi pemerintahan Prabowo-Gibran. Persoalan harga pangan, lapangan kerja, penegakan hukum, efektivitas program prioritas, serta kinerja menteri turut menjadi tantangan yang perlu dijawab melalui evaluasi kebijakan dan perbaikan kinerja pemerintahan. (Rangga)

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic