
ThePhrase.id - Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa ketidaksetujuan orang tua terhadap teman anak dapat meningkatkan peluang berakhirnya hubungan pertemanan antarkedua anak tersebut.
Temuan ini juga menunjukkan adanya dampak jangka panjang terhadap kondisi emosional dan sosial anak.
Dilansir Neuroscience News melalui Antaranews, studi yang dipublikasikan dalam jurnal Developmental Psychology “Child Development” itu dilakukan oleh peneliti dari Florida Atlantic University dan Mykolas Romeris University di Lithuania.
Penelitian melibatkan sebanyak 394 siswa sekolah negeri di Lithuania yang berusia 9 hingga 14 tahun selama tiga semester berturut-turut. Peneliti menelusuri pengaruh pandangan ibu terhadap hubungan sosial anak, khususnya persahabatan dekat.
Hasil studi menemukan sekitar sepertiga hubungan pertemanan anak tidak bertahan hingga tahun ajaran berikutnya, meski para siswa masih berada di kelas yang sama. Dalam banyak kasus, anak menyebut ibu mereka tidak menyukai teman dekat tersebut.
Penulis senior penelitian, Dr. Brett Laursen mengatakan bahwa campur tangan ibu dalam hubungan sosial anak terbukti cukup efektif memutus hubungan pertemanan.
“Sebagian besar persahabatan tidak bertahan setelah mendapat penolakan dari ibu,” ucapnya.
Penelitian menunjukkan penolakan orang tua tidak selalu langsung mengakhiri hubungan pertemanan, tetapi perlahan menurunkan kualitas hubungan dan rasa dukungan emosional. Kondisi itu akhirnya membuat hubungan menjadi renggang.
Peneliti utama, Dr. Goda Kaniušonytė menjelaskan sebagian anak memilih menjauh demi menjaga hubungan baik dengan orang tua atau karena pembatasan dari rumah membuat pertemanan sulit dipertahankan.
Para peneliti menilai melarang pertemanan bukan solusi terbaik dalam jangka panjang, karena akan berpengaruh terhadap sulitnya sang anak mencari lingkungan sosial baru yang baik bagi dirinya.
Hal tersebut dikarenakan seorang anak yang memiliki sedikit teman, berpeluang lebih besar untuk mengalami tekanan sosial, memiliki perilaku pemberontak, permasalahan emosional, bahkan perundungan.
Oleh karenanya, peneliti menyarankan orang tua membangun lingkungan rumah yang hangat serta suportif. (Rangga)